Daerah  

Kepala Desa Girijaya Klarifikasi Realisasi APBDes 2025

Tegaskan Program Ketahanan Pangan dan Kendaraan Sampah Tetap Berjalan Sesuai Prosedur

Oplus_131072

IndonesiaKini.id/SUKABUMI – Kepala Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Ujang Sihab, memberikan klarifikasi terkait sejumlah program dalam APBDes Tahun Anggaran 2025 yang menjadi perhatian masyarakat, khususnya mengenai anggaran ketahanan pangan dan pengadaan kendaraan operasional pengangkut sampah.

Menurut Ujang Sihab, anggaran ketahanan pangan hingga saat ini masih tetap utuh dan belum digunakan karena pemerintah desa harus mengikuti seluruh mekanisme administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Anggaran ketahanan pangan masih utuh di BUMDes. Hal itu karena AHU BUMDes dari Kementerian Hukum baru terbit tahun ini. Saat ini kami sedang menjalankan proses pengajuan sesuai SOP yang berlaku, termasuk melakukan uji kelayakan usaha sebelum anggaran direalisasikan,” jelas Ujang Sihab.

Ia menegaskan bahwa pemerintah desa tidak ingin terburu-buru menggunakan anggaran tanpa melalui tahapan administrasi dan kajian yang dipersyaratkan, agar pelaksanaannya tepat sasaran serta dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, Ujang Sihab juga menjelaskan mengenai pengadaan kendaraan operasional pengangkut sampah yang turut menjadi perhatian publik. Menurutnya, kendaraan tersebut sebenarnya sudah tersedia di Desa Girijaya, namun hingga kini belum dioperasikan karena masih menunggu penyelesaian mekanisme pengelolaan dan pembiayaan operasional.

“Satu unit kendaraan operasional sampah sudah ada di desa. Namun kami masih bermusyawarah terkait biaya operasional karena memang belum ada anggarannya. Kami juga terus berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai aturan pengelolaannya agar tidak menyalahi ketentuan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kendaraan tersebut sudah bisa beroperasi melayani masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kedua program tersebut merupakan perubahan yang paling signifikan dibandingkan tahun anggaran sebelumnya sehingga wajar menjadi perhatian masyarakat. Sementara program-program lainnya berjalan sebagaimana hasil usulan masyarakat melalui Musyawarah Dusun (Musdus) dan Musyawarah Desa (Musdes).

“Perubahan yang cukup menonjol hanya pada dua item tersebut. Selebihnya program pembangunan dan pemberdayaan tetap berjalan sesuai hasil Musdus dan Musdes. Bahkan pengadaan kendaraan operasional sampah juga merupakan aspirasi masyarakat yang kami tindak lanjuti karena dinilai menjadi kebutuhan desa,” tambahnya.

Melalui klarifikasi ini, Pemerintah Desa Girijaya berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai proses pelaksanaan APBDes 2025. Pemerintah desa juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan seluruh program secara transparan, akuntabel, serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku demi memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Desa Girijaya.

 

Sebagai penutup, Kepala Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Ujang Sihab, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan desa.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan awak media serta seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan perhatian dan menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa. Bagi kami, setiap kritik, saran, dan masukan yang disampaikan secara objektif merupakan energi positif untuk terus berbenah.”

 

“Semua masukan tersebut kami jadikan sebagai bahan evaluasi dan koreksi agar ke depan Pemerintah Desa Girijaya semakin berhati-hati, semakin cermat, dan semakin profesional dalam mengelola setiap rupiah anggaran negara. Karena pada prinsipnya, anggaran yang kami kelola adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.”

 

“Kami berkomitmen untuk terus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan musyawarah dalam setiap program pembangunan desa. Harapan kami, sinergi yang baik antara pemerintah desa, masyarakat, dan insan pers dapat terus terjalin demi mewujudkan Desa Girijaya yang lebih maju, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga.”(Budi)