SURABAYA – Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Jawa Timur kembali menggelar SedulurRun 2026, ajang lari amal yang diklaim sebagai charity run terbesar di Jawa Timur. Berkolaborasi dengan Kitabisa dan SalingJaga, kegiatan ini akan berlangsung pada Minggu, 13 Desember 2026, di Parkir Timur Surabaya Plaza dengan target diikuti 3.000 peserta.
Mengusung semangat olahraga yang berpadu dengan aksi sosial, SedulurRun 2026 tidak hanya menjadi ajang bagi para pelari, tetapi juga menjadi wadah penggalangan dana untuk mendukung pendidikan santri, siswa dari keluarga prasejahtera, serta pemberdayaan dan apresiasi bagi guru honorer di berbagai daerah.
Sekretaris Kelembagaan BMH Jawa Timur, Indokhul Ma’mun, mengatakan SedulurRun lahir sebagai bentuk kepedulian terhadap masih adanya kesenjangan akses pendidikan dan rendahnya kesejahteraan guru honorer.
“Melalui SedulurRun 2026, kami ingin mengajak masyarakat mengubah kepedulian menjadi aksi nyata. Dengan target 3.000 peserta, setiap langkah yang diambil bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi kontribusi bersama untuk membangun masa depan pendidikan Indonesia yang lebih baik,” ujar Ma’mun.
Menurutnya, persoalan pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan angka putus sekolah jenjang SMA/sederajat di Jawa Timur masih berada di kisaran 1,3 hingga 1,5 persen. Faktor ekonomi menjadi salah satu penyebab utama, sementara di sisi lain masih banyak guru honorer di pelosok yang mengabdi dengan insentif terbatas.
Untuk menjangkau lebih banyak kalangan pelari, SedulurRun 2026 menghadirkan inovasi berupa kategori 10K dengan format kompetitif. Kategori ini melengkapi nomor lari yang telah ada sekaligus menyediakan podium bagi lima pelari tercepat putra dan lima pelari tercepat putri.
Selain mendukung program sosial, peserta juga memperoleh perlindungan melalui Asuransi SalingJaga Perlindungan Diri, produk asuransi syariah dari PT Asuransi Jiwa Syariah Kitabisa.
Chief Operating Officer (COO) Kitabisa Group, Fahri Amirullah, menjelaskan setiap peserta yang mendaftar secara otomatis ikut membangun semangat gotong royong melalui skema dana tabarru’.
“Setiap peserta yang mendaftar akan saling melindungi satu sama lain melalui dana tabarru’ SalingJaga, sekaligus berkontribusi langsung pada penggalangan dana pendidikan. Inilah bentuk nyata solidaritas dan kepedulian yang ingin kami bangun bersama,” kata Fahri.
Panitia juga menyiapkan racepack dengan berbagai perlengkapan menarik, mulai dari jersey eksklusif, medali finisher, hingga beragam produk dan penawaran dari sponsor.
Sementara itu, pendaftaran Early Bird 2 telah resmi dibuka. Masyarakat dan komunitas lari diimbau segera mengamankan slot karena kuota peserta terbatas.
SedulurRun 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 13 Desember 2026, di Parkir Timur Surabaya Plaza. Melalui ajang ini, BMH Jawa Timur bersama Kitabisa dan SalingJaga berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam gerakan berbagi, sehingga setiap langkah yang ditempuh dapat menghadirkan manfaat nyata bagi dunia pendidikan.






