47 Tahun Berkarya, MONDIAL Perkenalkan Tiga Babak Perjalanan Perempuan

SURABAYA – Perjalanan 47 tahun MONDIAL di industri perhiasan dirayakan dengan cara yang berbeda. International luxury jewelry brand di bawah naungan Central Mega Kencana (CMK) tersebut menghadirkan koleksi high jewelry terbaru sekaligus mengangkat kisah tentang perempuan melalui acara eksklusif bertajuk “The World She Reigns Upon” di Orasis Art Space, Surabaya, Jumat (11/9/2026).

Perayaan di Surabaya ini menjadi bagian dari rangkaian anniversary MONDIAL ke-47, setelah sebelumnya menggelar private curated trip di Plataran dan Amanjiwo, Magelang. Di Surabaya, agenda dikemas dalam format media gathering yang mempertemukan MONDIAL dengan sejumlah rekanan media massa.

Mengusung “The World She Reigns Upon”, MONDIAL menyoroti sosok perempuan modern yang mampu menentukan arah hidupnya sendiri. Bukan sekadar mengenai pencapaian, tema tersebut menggambarkan perempuan dengan karakter kuat, penuh percaya diri, anggun, sekaligus memiliki nilai-nilai yang memberikan pengaruh positif bagi lingkungan di sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, MONDIAL juga memperkenalkan koleksi MONDIAL Gala: The World She Reigns Upon. Peluncuran dilakukan melalui sesi Jewelry Talks yang menghadirkan General Manager MONDIAL Leslie Christian Saputra bersama aktris sekaligus The Face of MONDIAL, Marsha Timothy.

Leslie Christian Saputra mengatakan, usia ke-47 menjadi salah satu fase penting bagi MONDIAL untuk kembali merayakan perjalanan sekaligus mempertegas karakter brand melalui karya terbarunya.

“Melalui tema ‘The World She Reigns Upon’, kami merayakan sosok perempuan yang memimpin bukan dengan paksaan, melainkan melalui kehadiran, karakter, dan nilainya. Konsisten dengan tradisi tahunan kami, MONDIAL kembali merilis koleksi high jewelry eksklusif MONDIAL Gala, yang mempertemukan craftsmanship tinggi, desain artistik, dan inovasi,” ungkap Leslie.

Menurut dia, MONDIAL Gala tidak hanya dirancang sebagai rangkaian perhiasan bernilai estetika tinggi, tetapi juga menjadi medium untuk menerjemahkan karakter dan perjalanan perempuan ke dalam bentuk desain.

Marsha Timothy turut membagikan pandangannya mengenai keterlibatan dalam perayaan anniversary MONDIAL tahun ini. Menurutnya, perjalanan 47 tahun menunjukkan kemampuan MONDIAL untuk terus berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan identitasnya.

“Bagi saya, 47 tahun bukan hanya tentang perjalanan sebuah brand, tetapi tentang bagaimana MONDIAL terus berevolusi dan tetap relevan. Koleksi MONDIAL Gala: The World She Reigns Upon terasa sangat dekat di hati karena berbicara tentang perempuan yang memimpin dengan caranya sendiri. Menjadi perempuan kuat tidak selalu harus terlihat keras; ada kekuatan dalam kelembutan dan keberanian dalam memilih jalan sendiri,” ucapnya.

MONDIAL Gala: The World She Reigns Upon hadir dalam tiga sub-collection yang menggambarkan tahapan berbeda dalam perjalanan seorang perempuan, yakni Her Bloom, Her Glow, dan Her Mark.

Her Bloom mengambil inspirasi dari Lumen Bloom dan merepresentasikan fase becoming atau proses bertumbuh. Motif kelopak bunga yang dipadukan dengan elemen cahaya menggambarkan keberanian seorang perempuan dalam mengubah keyakinan dari dalam dirinya menjadi sebuah kenyataan.

Berikutnya, Her Glow terinspirasi dari Orb of Light. Koleksi ini membawa gagasan mengenai radiance from within, yakni cahaya dan rasa percaya diri yang bersumber dari dalam diri. Motif concentric halos menjadi elemen utama yang menggambarkan sosok perempuan dengan aura yang mampu memberi inspirasi bagi orang-orang di sekelilingnya.

Sementara Her Mark mengambil inspirasi dari Aurora Trails dengan mengangkat gagasan mengenai imprint dan legacy. Garis-garis cahaya yang dinamis serta siluet melengkung menjadi representasi perjalanan perempuan yang meninggalkan pengaruh dan jejak berarti, bahkan setelah perjalanan tersebut terus bergerak ke fase berikutnya.

Melalui ketiga sub-collection tersebut, MONDIAL menerjemahkan perjalanan perempuan bukan hanya dari apa yang telah dicapai, tetapi juga dari proses menjadi dirinya sendiri, keyakinan yang dibangun, hingga warisan nilai yang ditinggalkan.

Memasuki usia ke-47, MONDIAL pun menempatkan “The World She Reigns Upon” sebagai perayaan terhadap bentuk kepemimpinan yang tidak selalu hadir melalui kekuatan yang terlihat. Sebaliknya, kepemimpinan dapat tumbuh dari karakter, kehadiran, keyakinan, serta cahaya positif yang mampu memberi arti bagi dunia di sekitarnya.