SURABAYA – Pengalaman belajar di bangku perguruan tinggi menjadi pijakan bagi Aditya Sapta Kristianto dalam menekuni dunia bisnis. Alumni Program Studi Manajemen Universitas Widya Kartika (UWIKA) Surabaya angkatan 2018 tersebut kini dipercaya sebagai Chief Executive Officer (CEO) PT Gwan Global Indonesia.
Di bawah perusahaan tersebut, Aditya turut mengembangkan Gwan Global Digital yang bergerak dalam perdagangan perlengkapan dan peralatan untuk kebutuhan content creator. Bisnis yang berbasis di Surabaya, Jawa Timur, itu memanfaatkan ekosistem e-commerce melalui toko online di Tokopedia dan Shopee.
Pilihan bisnis tersebut tidak lepas dari melihat perubahan pola konsumsi masyarakat sekaligus meningkatnya aktivitas produksi konten digital. Berbagai perangkat pendukung pembuatan konten menjadi produk yang dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen di ranah tersebut.
Bagi Aditya, perjalanan membangun usaha tidak hanya mengandalkan keberanian melihat peluang. Pengetahuan yang diperolehnya selama menempuh pendidikan manajemen di UWIKA menjadi salah satu bekal dalam menentukan arah bisnis.
Selama kuliah, ia mempelajari sejumlah aspek yang berkaitan dengan pengelolaan perusahaan, mulai dari pemasaran, pemahaman terhadap perilaku konsumen, pengelolaan keuangan, hingga penyusunan strategi bisnis.
“Menjadi bagian dari Program Studi Manajemen Universitas Widya Kartika memberikan saya lebih dari sekadar ilmu akademik. Saya mendapatkan dasar yang kuat tentang bagaimana mengelola bisnis, memahami pasar, mengatur keuangan, serta mengambil keputusan secara strategis,” ungkap Aditya.
Menurut Aditya, kemampuan mengelola bisnis menjadi hal penting bagi seorang pengusaha. Ide usaha perlu diikuti dengan pemahaman mengenai kondisi pasar, kebutuhan pelanggan, pemanfaatan sumber daya, serta strategi yang dapat menyesuaikan dengan perubahan.
Prinsip tersebut kemudian diterapkannya ketika menjalankan tanggung jawab sebagai CEO PT Gwan Global Indonesia. Selain mengawal aktivitas perusahaan, ia juga terlibat dalam pengembangan bisnis serta menentukan langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan usaha.
Salah satu bidang yang dikembangkan adalah perdagangan perlengkapan content creator melalui Gwan Global Digital. Pemanfaatan Tokopedia dan Shopee menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas akses pasar sekaligus mengikuti kebiasaan konsumen yang semakin mengandalkan platform digital untuk berbelanja.
Bagi Aditya, bisnis di sektor digital menuntut pelaku usaha untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan pelanggan. Karena itu, pemahaman terhadap pasar menjadi bagian penting dalam menentukan produk maupun strategi pengembangan usaha.
Pengalaman selama menjadi mahasiswa UWIKA pun masih dirasakan relevan dalam perjalanan tersebut. Berbagai pengetahuan yang diperoleh di ruang kuliah menjadi referensi ketika ia menghadapi persoalan bisnis dan harus menentukan keputusan secara mandiri.
“Ilmu tersebut menjadi bekal yang sangat berarti ketika saya mulai membangun dan mengembangkan usaha sendiri. Banyak hal yang saya pelajari di UWIKA yang ternyata relevan dan saya terapkan hingga hari ini,” tuturnya.
Bagi Aditya, UWIKA tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pendidikan formal, tetapi juga bagian dari proses yang membentuk dirinya sebelum terjun lebih jauh ke dunia profesional dan kewirausahaan.
“Terima kasih UWIKA telah menjadi bagian dari perjalanan saya dalam membangun mimpi dan berkembang menjadi seorang entrepreneur,” tambahnya.
Perjalanan Aditya menjadi gambaran bahwa latar belakang pendidikan manajemen dapat diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk ketika lulusan memilih jalur kewirausahaan dan membangun bisnis di tengah perkembangan ekonomi digital.






