SURABAYA – Sepuluh finalis Puteri Anak dan Remaja Jawa Timur 2026 serta Puteri Batik Cilik dan Remaja Jawa Timur 2026 bersiap membawa nama Jawa Timur ke panggung nasional. Selain mengejar prestasi, mereka diharapkan mampu menjadi representasi generasi muda yang percaya diri, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya Indonesia.
Kesiapan tersebut diperkenalkan dalam konferensi pers yang digelar Yayasan Puteri Anak & Remaja Jawa Timur di V Junction, Ciputra World Surabaya, Jumat (16/10/2026) pukul 18.00 WIB.
Di bawah arahan Regional Director Ragiel Alfan, para finalis akan mewakili Jawa Timur dalam empat kompetisi nasional, yakni Puteri Anak Indonesia, Puteri Remaja Indonesia, Puteri Batik Cilik Indonesia, dan Puteri Batik Remaja Indonesia.
Ajang tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengasah kemampuan sekaligus menunjukkan potensi generasi muda daerah di tingkat nasional. Persiapan yang dijalani juga diarahkan untuk membangun kepercayaan diri, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan.
Ragiel Alfan mengatakan, setiap finalis memiliki karakter dan keunggulan masing-masing yang perlu dikembangkan melalui proses pembinaan. Ia berharap pengalaman mengikuti kompetisi ini dapat memberikan manfaat lebih luas daripada sekadar meraih gelar juara.
“Bagi kami, setiap finalis memiliki potensi dan keistimewaan masing-masing. Kami berharap perjalanan menuju tingkat nasional ini dapat menjadi ruang bagi mereka untuk terus belajar, membangun kepercayaan diri, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami ingin mereka tidak hanya hadir sebagai peserta kompetisi, tetapi juga mampu menjadi representasi generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta bangga terhadap budaya Indonesia. Semoga mereka dapat membawa nama Jawa Timur dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kebanggaan bagi daerah,” ujar Ragiel, (16/10/26) Jum’at.
Adapun finalis yang akan melanjutkan perjuangan di tingkat nasional terdiri atas empat kategori.
Pada kategori Puteri Anak Jawa Timur 2026, terdapat Kanaya Zaldi Azzahra, Vanesa Wijaya Irawan, dan Park Minjoo Esther. Sementara itu, kategori Puteri Remaja Jawa Timur 2026 diwakili Fiona Surja serta Genevieve Chantal Elena Kiuk.
Untuk kategori Puteri Batik Cilik Jawa Timur 2026, tiga finalis yang terpilih adalah Abigail Marsha Tenggara, Chika Davina, dan Scarlett Axton. Adapun kategori Puteri Batik Remaja Jawa Timur 2026 diwakili Kirana Deva Wijaya dan Erinne Graciana Pricilla.
Melalui proses persiapan menuju kompetisi nasional, para finalis diharapkan dapat mengembangkan kapasitas diri, mulai dari keterampilan berkomunikasi hingga kemampuan memimpin dan memahami persoalan sosial. Mereka juga diharapkan mampu menyampaikan pesan positif kepada masyarakat melalui peran sebagai representasi generasi muda Jawa Timur.
Kategori batik turut menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan ajang tersebut. Kehadiran kategori ini memberikan ruang bagi anak-anak dan remaja untuk mengenal lebih dekat kekayaan motif batik Nusantara, menumbuhkan kebanggaan terhadap warisan budaya, serta ikut memperkenalkannya kepada khalayak yang lebih luas.
Selain pengenalan para finalis, konferensi pers tersebut juga dimeriahkan oleh kehadiran Diaz Zain sebagai bintang tamu dan penampilan Goong Prada. Kehadiran keduanya menambah semarak acara sekaligus memberikan kesempatan kepada publik untuk mengenal lebih dekat rangkaian kegiatan Puteri Anak & Remaja Jawa Timur 2026 dan Puteri Batik Cilik & Remaja Jawa Timur 2026.
Ragiel Alfan bersama tim penyelenggara berharap seluruh finalis dapat menjalani tahapan menuju kompetisi nasional dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Mereka diharapkan tidak hanya berupaya meraih prestasi, tetapi juga membawa nilai positif melalui karakter, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya Indonesia.






