News  

Kado May Day! Trans Jatim Buka Koridor Baru ke Pasuruan

Koridor Baru Trans Jatim di Kawasan Industri Pasaruan

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) akan membuka koridor baru Bus Trans Jatim di kawasan Industri Pasaruan. Tujuan dari pembukaan ini adalah untuk mempermudah mobilitas para buruh atau pekerja yang bekerja di wilayah tersebut.

Rencana tersebut disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di depan Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Nomor 110, Surabaya, Jumat (1/5). Dalam pidatonya, ia menyampaikan harapan para buruh untuk membuka koridor 8 melalui Pasuruan. Hal ini juga sudah dibahas bersama mereka sebelumnya.

Khofifah menjelaskan bahwa rencana tersebut muncul dari keluhan para buruh yang mengalami kesulitan mendapatkan akses transportasi menuju tempat kerja. Khususnya di kawasan industri seperti PIER di Rembang, Pasuruan. Di kawasan ini berdiri banyak pabrik yang menjadi sumber penghidupan para pekerja. Oleh karena itu, kehadiran layanan Trans Jatim diharapkan mampu menekan biaya transportasi harian para buruh.

“Mereka ingin bahwa akses untuk buruh, terutama yang melewati PIER (Pasuruan Industrial Estate Rembang), itu bisa diprioritaskan,” ujarnya, disambut dengan riuh tepuk tangan dan sorakan massa.

Meski demikian, Gubernur Khofifah menyebut rencana koridor baru belum bisa diwujudkan dalam waktu dekat. Hal ini karena masih diperlukan pengaturan operasional, penambahan halte, serta penyediaan armada. Ia menegaskan bahwa tahun depan mudah-mudahan sudah bisa diwujudkan koridor Pasuruan. Namun, perlu koordinasi titik-titik pemberhentian, koordinasi dengan para sopir angkot, dan support pemda setempat.

Aksi May Day 2026 di Surabaya

Sebagai informasi, ribuan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan aliansi GASPER (Gerakan Serikat Pekerja), menggelar aksi May Day di depan Kantor Gubernur Jawa Timur. Massa buruh dari berbagai daerah di Jawa Timur tiba di depan Kantor Gubernur sekitar pukul 15.03 WIB. Sebelum aksi, massa lebih dulu melakukan long march dari depan BG Junction Mall, Jalan Babatan.

Dalam aksi May Day 2026, buruh Jawa Timur membawa 21 tuntutan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Tuntutan tersebut mencakup penghapusan outsourcing, penolakan upah murah, hingga perlindungan pekerja digital.

Sekitar pukul 15.30 WIB, Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, datang menemui massa aksi. Keduanya menyapa ribuan buruh dari atas mimbar.

Aksi May Day 2026 di Surabaya berjalan damai dan ditutup dengan seremonial potong tumpeng bersama Gubernur Jatim. Massa mulai membubarkan diri dengan tertib dari Jalan Pahlawan sekitar pukul 17.05 WIB.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Kehadiran koridor baru Trans Jatim di kawasan industri Pasaruan diharapkan dapat memberikan solusi bagi masalah transportasi yang selama ini dialami oleh para buruh. Dengan adanya koridor ini, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi beban biaya transportasi harian para pekerja.

Namun, proses implementasi masih membutuhkan waktu dan koordinasi yang matang. Selain itu, perlu adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah setempat dan para pengemudi angkutan umum. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan koridor baru ini dapat segera diwujudkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pembukaan koridor baru ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan para pekerja, khususnya di kawasan industri yang menjadi pusat aktivitas ekonomi. Dengan langkah-langkah seperti ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik dan sejahtera bagi semua pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *