News  

Komisaris dan Direksi Bank Jambi Diubah Pasca Peretasan Februari 2026

Perubahan Jajaran Komisaris dan Direksi Bank Jambi

Pada Senin (27/4/2026), Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman dilantik menjadi Komisaris Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jambi periode 2026–2030. Penunjukan ini dilakukan setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada Senin, 20 April 2026.

Sudirman menggantikan Emilia yang masuk masa purna tugas atau pensiun. Keputusan ini terjadi tepat setelah kejadian dugaan peretasan layanan Bank Jambi pada akhir Februari 2026. Dalam pernyataannya, Gubernur Jambi Al Haris menyebut bahwa selain Emilia, tiga komisaris lainnya juga akan segera diganti karena memasuki masa pensiun.

“Untuk tiga komisaris lainnya yang habis masa jabatan juga masih dalam tahap seleksi,” ujar Gubernur Jambi.

Berikut adalah jajaran komisaris dan direksi Bank Jambi periode 2026-2030:

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama: Sudirman
  • Komisaris: Agus Pirngadi
  • Komisaris Independen: Rahayu
  • Komisaris Independen: Ansorullah

Dewan Pengurus Syariah

  • Ketua Dewan Pengawas Syariah: Lucky Enggrani Fitri
  • Anggota Dewan Pengawas Syariah: Ahmad Syahrizal

Direksi

  • Direktur Utama: Khairul Suhairi
  • Direktur Kredit dan Syariah: Yufnizarman
  • Direktur Treasury, Dana, IT dan Digital: H. Achmad Nunung HS
  • Direktur Operasional: Zulfikar

Perubahan ini menandai awal dari era baru bagi Bank Jambi. Dengan penunjukan Sudirman sebagai Komisaris Utama, diharapkan dapat memberikan arah yang lebih baik untuk pengembangan bank daerah tersebut. Selain itu, proses seleksi untuk posisi komisaris lainnya juga sedang berlangsung, sehingga diharapkan bisa segera rampung dalam waktu dekat.

Dalam beberapa bulan terakhir, Bank Jambi telah menghadapi tantangan besar akibat insiden peretasan yang terjadi pada akhir Februari 2026. Insiden ini memicu kekhawatiran terhadap keamanan sistem dan kredibilitas bank. Namun, dengan kepemimpinan baru dan rencana strategis yang lebih kuat, diharapkan Bank Jambi dapat bangkit dan kembali menjalankan operasinya secara efektif.

Selain itu, perubahan struktur manajemen juga menjadi langkah penting untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan bank. Dengan adanya komisaris independen dan dewan pengawas syariah, diharapkan dapat memberikan pengawasan yang lebih ketat terhadap kebijakan dan operasional bank.

Proses pergantian jajaran komisaris dan direksi ini juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi lokal melalui lembaga keuangan yang sehat dan berkualitas. Dengan dukungan penuh dari pihak terkait, Bank Jambi diharapkan dapat menjadi contoh yang baik dalam mendorong pembangunan daerah melalui sektor perbankan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *