BERITA  

Info BMKG: Gempa 3,2 SR Terjadi di Barat Laut Jailolo, Maluku Utara, 11 Mei 2026

Gempa Bumi Tektonik di Wilayah Jailolo, Maluku Utara

Pada Senin pagi (11/5/2026), wilayah Jailolo, Maluku Utara diguncang oleh gempa bumi tektonik dengan kekuatan Magnitudo (M) 3,2. Peristiwa ini terjadi tepat pada pukul 06:09:03 WIB. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), titik koordinat gempa berada di 1.27 Lintang Utara (LU) dan 126.98 Bujur Timur (BT).

Posisi gempa tersebut berada sekitar 58 kilometer Barat Laut Jailolo, Maluku Utara. Pusat gempa berada di kedalaman 51 kilometer di bawah permukaan laut. BMKG menyampaikan bahwa informasi ini disampaikan dengan mengutamakan kecepatan. “Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Mengapa Beberapa Gempa Tidak Terasa?

Gempa bumi yang dilaporkan oleh BMKG sering kali tidak terasa oleh masyarakat karena beberapa faktor teknis dan alamiah. Banyak gempa yang tercatat adalah gempa kecil, kurang dari magnitudo 4,0, terutama yang sering terjadi di wilayah aktif. Meskipun alat seismometer sangat sensitif, guncangan magnitudo kecil sering kali tidak terasa oleh manusia.

Gempa yang berpusat di kedalaman yang sangat dalam sering kali tidak terasa di permukaan karena energi guncangannya sudah teredam oleh lapisan bumi sebelum mencapai permukaan. Lokasi masyarakat yang berada jauh dari pusat gempa juga menyebabkan getaran terasa sangat lemah atau tidak terasa sama sekali. BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan super kecil, yang tidak dirasakan manusia namun penting bagi ilmuwan untuk memetakan aktivitas tektonik. Tanah lunak dapat memperkuat guncangan, sedangkan tanah keras atau batuan padat cenderung meredam getaran.

Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan Saat Gempa

Berikut tindakan yang perlu Anda lakukan saat terjadi gempa:

  1. Tenang

    Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang! Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah tempat yang aman untuk berlindung.

  2. Di dalam rumah

    Jika pada saat gempa sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu. Berlindung di bawah meja adalah tempat terbaik untuk melindungi diri dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa. Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk. Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

  3. Di luar ruangan

    Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka. Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun. Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan.

  4. Di kerumunan

    Jika saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan. Untuk mengindari hal tersebut kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

  5. Di gunung atau dataran tinggi

    Jika gempa terjadi saat kamu sedang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung. Hindari daerah dekat lereng karena ada kemungkinan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

  6. Di laut

    Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami. Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

  7. Di dalam kendaraan

    Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh. Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *