BERITA  

Peternak Domba Majalengka Raih Keuntungan Jelang Iduladha

Kehidupan Peternak Domba yang Sukses di Tengah Tugas sebagai Anggota Polisi

Seiring dengan datangnya momentum Iduladha, para peternak hewan kurban khususnya domba mengalami peningkatan permintaan. Salah satu contohnya adalah Endri Wibowo, seorang anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Majalengka. Endri telah menjalankan usaha peternakan dombanya selama belasan tahun dan berhasil meraih keuntungan yang cukup besar.

Menjelang perayaan Iduladha, jumlah domba milik Endri mulai diminati oleh konsumen. Dari total 36 ekor domba jantan yang disiapkan untuk hewan kurban, sebanyak 14 ekor sudah dipesan oleh pembeli. Dengan penjualan yang terus meningkat, Endri mampu meraih keuntungan hingga lebih dari Rp 50 juta setiap tahunnya.

Usaha peternakan domba ini dimulai oleh Endri sejak tahun 2011 lalu. Pada awalnya, ia hanya membeli lima ekor domba, yaitu satu jantan dan empat betina, untuk dibudidayakan. Dari jumlah tersebut, populasi domba terus berkembang berkat pengelolaan yang baik.

”Awalnya saya hanya belajar dan mencoba memelihara domba. Dari lima ekor, kemudian berkembang biak hingga jumlahnya terus bertambah,” ujar Endri yang tinggal di Desa Pinangraja, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Ia juga mempekerjakan sejumlah orang untuk membantu menyabit rumput dan memberi pakan kepada dombanya.

Meski memiliki tugas sebagai anggota kepolisian, Endri tetap meluangkan waktu untuk merawat ternaknya. Di saat libur kerja, ia sering kali menyabit dan memberi pakan dombanya sendiri. Namun, karena kesibukan dalam tugasnya, usaha peternakan ini sempat terhenti selama dua tahun. Pada tahun 2014, ia kembali melanjutkan peternakannya hingga berkembang seperti sekarang.

Saat ini, total domba yang dimiliki Endri mencapai 50 ekor, terdiri dari domba jantan dan betina. Dari jumlah tersebut, 36 ekor domba jantan dipersiapkan khusus untuk kebutuhan hewan kurban dengan harga rata-rata antara Rp 35 juta hingga Rp 45 juta per ekor.

Endri menyebutkan bahwa permintaan hewan kurban tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Banyak pembeli lebih memilih domba dengan harga yang lebih terjangkau dan ukuran yang tidak terlalu besar.

Salah satu pembeli, Silda Saputra, mengaku sengaja datang dari Kecamatan Maja untuk membeli hewan kurban di peternakan milik Endri. ”Saya beli dua ekor untuk kurban tahun ini. Memang hampir setiap tahun saya berkurban domba,” ujarnya.

Meskipun sukses dalam usaha peternakan, Endri menegaskan bahwa profesinya sebagai anggota kepolisian tetap menjadi prioritas utama. Di sela tugasnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, ia menjalankan usaha ternak sebagai aktivitas produktif yang kini membuahkan hasil.

Tips dan Strategi Sukses dalam Peternakan Domba

  • Pemilihan Jenis Kelamin: Endri memulai usaha dengan memilih satu ekor domba jantan dan empat betina untuk dibudidayakan.
  • Pengelolaan yang Baik: Dengan perawatan yang rutin dan pemantauan yang tepat, populasi domba bisa berkembang secara alami.
  • Pemasaran yang Efektif: Menjelang Iduladha, permintaan akan hewan kurban meningkat, sehingga penting untuk mempersiapkan stok domba dengan harga yang kompetitif.
  • Keseimbangan antara Tugas dan Usaha: Meski memiliki tugas sebagai anggota kepolisian, Endri tetap meluangkan waktu untuk merawat ternaknya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *