Gubernur Jawa Timur Hadiri Salat Idul Adha di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya
Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa serta Emil Elestianto Dardak, hadir dalam pelaksanaan Salat Idul Adha di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya pada Rabu pagi (27/5). Kehadiran mereka berlangsung dalam suasana yang khidmat, bersama puluhan ribu umat Islam dari Surabaya dan sekitarnya.
Masjid Nasional Al-Akbar, yang merupakan masjid terbesar kedua di Indonesia setelah Masjid Istiqlal Jakarta, menjadi tempat ibadah yang penuh dengan antusiasme. Sejak ba’da subuh, jemaah mulai berdatangan dari berbagai penjuru Kota Pahlawan dan sekitarnya. Tidak butuh waktu lama, dua lantai masjid dan area halaman sudah terisi penuh oleh para jemaah.
Para jemaah tampak tertib mengikuti arahan panitia penyelenggara. Di satu sudut, jemaah laki-laki berjejer rapi dengan baju koko dan peci. Sementara di sudut lainnya, jemaah perempuan juga tertib membentangkan sajadah dengan warna dan motif yang beragam.
Sebelum Salat Id dimulai, Gubernur Khofifah menyampaikan sambutan singkat kepada seluruh jemaah yang hadir. Ia mengajak para jemaah untuk mendoakan saudara-saudara mereka yang sedang menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, Makkah.
“Mari bersama-sama mendoakan saudara kita yang sedang menjalankan ibadah haji, mudah-mudahan mereka diberikan kesehatan, kekuatan, kekhusyukan, dan kembali menjadi haji yang mabrur dan hajjah mabrurah,” ujar Khofifah.
Secara khusus, Khofifah menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas antusiasme mereka dalam melaksanakan Salat Iduladha dan menitipkan hewan kurbannya di Masjid Nasional Al Akbar.
“Terima kasih panjenengan (anda) semua menjalankan ibadah Salat Iduladha di Masjid Nasional Al Akbar dan panjenengan semua berkenan untuk menitipkan hewan kurban di sini,” tambah Khofifah.
Salat Idul Adha dimulai sekitar pukul 06.00 WIB, dipimpin oleh Imam Besar KH Abdul Hamid Abdullah. Sementara itu, khutbah disampaikan oleh Ketua Umum MUI Jatim, Prof. Abd. Halim Soebahar, dengan tema “Belajar dari Keteladanan Nabi Ibrahim dan Ismail untuk Membina Generasi Unggul”.
Jumlah Hewan Kurban yang Dititipkan
Sementara itu, Kepala Humas Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Helmy M Noor, melaporkan bahwa jumlah hewan kurban yang dititipkan oleh masyarakat dan pejabat Pemprov Jatim adalah 23 sapi dan 49 kambing.
Hewan kurban tersebut rencananya akan disembelih pada Kamis pagi, 28 Mei 2026. “Insyaallah besok proses pemotongan (hewan kurban) akan dibagikan oleh tim panitia pelaksanaan idul kurban Masjid Nasional Al Akbar,” pungkas Helmy.






