Anggarkan 1,3 T untuk Infrastruktur, Jalan Baru di Wilayah Terisolir Rp 320,2 M

Anggaran Infrastruktur Jalan di Sumut Mencapai Rp 1,3 Triliun

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,3 triliun untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan pada tahun ini. Anggaran tersebut dialokasikan dalam berbagai program infrastruktur, termasuk Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), Proyek Strategis Daerah (PSD), dan program lainnya.

Pembagian Anggaran Infrastruktur Jalan

Menurut Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumut, Chandra Dalimunthe, anggaran yang digunakan mencapai Rp 1.372.497.925.000. Dalam program PHTC dan PSD, anggaran tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan utama seperti pembangunan jalan, pemeliharaan berkala, dan rehabilitasi jalan.

  • Pembangunan jalan sepanjang 86 kilometer
  • Pemeliharaan berkala jalan sepanjang 11,91 kilometer
  • Rehabilitasi jalan sepanjang 1 kilometer
  • Pembangunan turap/talud/bronjong di 17 titik
  • Pembangunan jembatan sepanjang 32 meter
  • Penggantian lantai jembatan sepanjang 25 meter
  • Pembangunan saluran drainase sepanjang 250 meter

Selain itu, untuk dukungan Proyek Strategis Daerah (PSD), khususnya pembangunan ruas jalan baru penghubung wilayah terisolir dan kawasan strategis, dialokasikan anggaran sebesar Rp 320,2 miliar. Sampai saat ini, jalan mantap di Sumut mencakup 74,12 persen atau 3.006 kilometer, sedangkan jalan yang kondisinya rusak berat dan ringan mencapai 25,88 persen.

Pembangunan Jalan Secara Bertahap

Program pembangunan jalan di Sumut dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran keuangan daerah. Untuk tahun ini, dari program PHTC dan PSD, ada 141 kilometer jalan yang akan dibangun.

Penanganan Infrastruktur Pascabencana

Selain itu, Pemprov Sumut juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 137 miliar untuk penanganan infrastruktur pascabencana. Anggaran ini digunakan untuk 24 kegiatan utama, antara lain:

  • Pembangunan turap/talud/bronjong di 19 titik
  • Pembangunan jembatan sepanjang 20 meter
  • Penggantian lantai jembatan sepanjang 30 meter
  • Rehabilitasi satu unit jembatan
  • Pembangunan tiga unit box culvert

Selain itu, Pemprov Sumut juga menyiapkan anggaran sebesar Rp 12 miliar untuk peningkatan kapasitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Cemara. Target peningkatan kapasitas pengelolaan adalah sebesar 100 meter kubik.

Anggaran Afirmasi untuk Nias

Pemprov Sumut juga menyiapkan anggaran afirmasi untuk pembangunan di Kepulauan Nias sebesar Rp 83,875 miliar. Dana ini digunakan untuk berbagai kegiatan infrastruktur, termasuk:

  • Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit sebesar Rp 16.200.000.000 untuk pembangunan jalan sepanjang 2,7 kilometer
  • Pembangunan jalan sepanjang 8,4 kilometer
  • Pembangunan jembatan sepanjang 70,6 meter
  • Penambahan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) sebesar Rp 143.000.000.000 dengan target pembangunan jalan sepanjang 22 kilometer dan pembangunan turap/talud/bronjong sebanyak dua titik

Pembangunan Infrastruktur Dasar melalui Keciptakaryaan

Selain fokus pada jalan dan jembatan, Dinas BMBKCK Sumut juga melaksanakan pembangunan penyediaan infrastruktur dasar melalui sektor keciptakaryaan. Salah satu program yang dilakukan adalah penyusunan dokumen perencanaan penyediaan infrastruktur air minum dan air limbah di kawasan afirmasi Kepulauan Nias dengan anggaran Rp 3,9 miliar.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *