Naomi Osaka Tampil Glamor dengan Gaun Emas dan Menangkan French Open 2026



Petenis Jepang Naomi Osaka kembali mencuri perhatian publik dengan penampilannya yang menarik selama ajang French Open 2026. Dalam pertandingan putaran pertama yang dihelat pada Selasa (26/5), Osaka tampil seperti seorang model saat memasuki lapangan untuk menghadapi petenis Jerman Laura Siegemund.

Penampilan Osaka dalam laga tersebut sangat mencolok. Ia mengenakan korset hitam yang dipadukan dengan rok hitam menjuntai. Di bagian dalamnya, ia memakai gaun emas rancangan Nike yang dihiasi garis-garis berkilau di bawah sinar matahari Paris. Tidak hanya itu, performanya juga luar biasa karena berhasil meraih kemenangan dua set langsung dengan skor 6-3 dan 7-6(3).

Di putaran kedua, Osaka kembali menunjukkan kekuatannya dengan mengalahkan Donna Vekic, peraih medali perak Olimpiade Paris 2024, dengan skor 7-6(1) dan 6-4. Dalam pertandingan ini, Osaka kembali menampilkan gaya busana yang berbeda, kali ini dengan jaket emas longgar dan rok krem bergaya era Victoria. Penampilan ini menjadi kontras dengan warna lapangan tanah liat.

Mengenai gaya pakaian yang unik, Osaka menyatakan bahwa ia menggunakan busana sebagai medium ekspresi diri. “Bagi saya, busana adalah cara untuk berbicara. Saya tidak banyak bicara, jadi saya mengekspresikan diri lewat pakaian,” ujarnya dalam konferensi pers. Ia juga mengungkapkan bahwa inspirasi dari legenda tenis seperti Serena Williams dan Venus Williams, yang dikenal berani mendobrak batasan dalam dunia busana tenis.

Osaka juga aktif bekerja sama dengan berbagai desainer busana, termasuk Kevin Germanier untuk penampilannya di Paris. Desain busananya terinspirasi dari siluet Menara Eiffel, sementara gaun emasnya menggambarkan kilauan menara itu di malam hari.

Meski sempat khawatir tentang gaun berpayet yang ia kenakan, Osaka tetap memakai pakaian tersebut. Ia bahkan menyiapkan dua gaun cadangan yang lebih sederhana, namun akhirnya tidak digunakan.

Penampilan Osaka di Paris melanjutkan tren gaya busana uniknya di berbagai turnamen besar. Pada Australian Open awal tahun ini, ia tampil dramatis dengan busana rancangan Robert Wun yang terinspirasi ubur-ubur, lengkap dengan aksesori seperti topi berkerudung dan payung. Sementara itu, di BNP Paribas Open, ia tampil dengan gaya tribal yang dipadukan dengan gaun Nike bermotif cheetah.

Meskipun dikenal dengan gaya busana yang mencuri perhatian, Osaka menegaskan bahwa hal itu bukan tekanan baginya. “Saya sudah cukup terbiasa. Saya tidak merasa itu beban besar. Momen masuk lapangan di Grand Slam mungkin satu-satunya saat saya merasa seperti entertainer,” katanya.

Selain itu, Osaka mengaku telah mempersiapkan diri menghadapi gaya permainan Siegemund yang tidak biasa. “Lawan saya sangat tricky dengan dropshot dan variasinya. Namun, saya sudah mempersiapkan itu karena semua pemain tahu gaya bermainnya,” ujarnya.

Saat ini, Osaka mengincar pencapaian lebih jauh di Roland Garros dengan target melampaui babak ketiga. Prestasi terbaiknya di ajang ini terakhir kali diraih pada 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *