Inovasi “Sobat Kita” Diluncurkan, Pasien RSUD Chasan Boesoerie Malut Bisa Terima Obat dari Rumah

Inovasi Layanan “Sobat Kita” di RSUD Chasan Boesoerie Maluku Utara

RSUD Chasan Boesoerie di Maluku Utara kini hadir dengan inovasi layanan baru yang dinamai “Sobat Kita” atau Solusi Obat Kitorang Antar. Layanan ini dirancang untuk mengurangi antrean panjang pengambilan obat, yang selama ini menjadi tantangan utama bagi pasien. Dengan sistem yang terintegrasi dan dukungan dari jasa kurir serta Kantor Pos, layanan ini memberikan solusi cepat dan efisien bagi masyarakat.

Mekanisme Kerja Layanan “Sobat Kita”

Setelah pasien mendapatkan pemeriksaan di poliklinik, mereka bisa langsung menuju bagian farmasi. Di sana, petugas akan mengonfirmasi apakah pasien ingin menunggu obat secara manual atau menggunakan layanan “Sobat Kita”. Jika memilih layanan antar, pasien akan diberi opsi untuk memilih antara jasa Kantor Pos atau ojek kurir.

Layanan Kantor Pos menawarkan tarif flat sebesar Rp20.000, baik untuk jarak dekat maupun jauh, dengan estimasi waktu sampai maksimal 4 jam. Sementara itu, ojek kurir menawarkan pengantaran yang lebih cepat, sesuai dengan kebutuhan pasien.

Pemanfaatan Sistem Resep Elektronik

Salah satu faktor penting dalam pembenahan layanan ini adalah implementasi sistem resep elektronik. Dengan sistem ini, dokter tidak lagi perlu menulis resep secara manual di kertas. Data resep langsung terintegrasi dan terkirim secara digital ke bagian farmasi, sehingga mempercepat proses penyiapan obat dan meminimalisir kesalahan administratif.

Direktur RSUD Chasan Boesoerie, dr. Rosita Alkatiri, menjelaskan bahwa peluncuran “Sobat Kita” merupakan salah satu dari tiga terobosan besar yang dilakukan dalam satu bulan terakhir. Selain layanan antar, rumah sakit juga telah mengoperasikan depo farmasi di sisi barat untuk memecah penumpukan dan meningkatkan efisiensi.

Perluasan Jangkauan Layanan

Saat ini, layanan “Sobat Kita” masih difokuskan pada wilayah Kota Ternate. Namun, dr. Rosita menyampaikan adanya rencana jangka panjang untuk memperluas jangkauan hingga ke 10 kabupaten/kota di Maluku Utara jika dibutuhkan. Untuk mendukung kelancaran operasional, saat ini tersedia enam orang kurir, dan pihak rumah sakit sedang merekrut tambahan tenaga agar total tersedia 10 kurir yang siap melayani masyarakat.

Kelebihan Layanan “Sobat Kita”

dr. Rosita menekankan bahwa layanan ini bersifat opsional, sehingga masyarakat tetap bebas memilih untuk menunggu obat di tempat atau menggunakan jasa antar agar bisa langsung pulang ke rumah. Dengan adanya inovasi-inovasi seperti ini, permasalahan waktu tunggu pelayanan obat di Rumah Sakit dapat terselesaikan.

Inovasi ini juga menjawab tantangan masyarakat bahwa pelayanan tidak harus ribet, harus cepat, dan mendekatkan akses hingga ke rumah. Dengan layanan “Sobat Kita”, masyarakat kini bisa merasakan kemudahan dalam mengakses obat tanpa harus antri lama di rumah sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *