Metatu Bersholawat HUT ke-11 PT MNJ, Puluhan Ribu Jamaah Doakan Kedamaian Dunia

Teks Foto : Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf melantunkan sholawat di hadapan lebih dari 20 ribu jamaah pada puncak peringatan HUT ke-11 PT MNJ di Gresik. (ist)

GRESIK – Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati kawasan PT Metatu Nusantara Jaya (MNJ) di Desa Metatu, Gresik, pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 perusahaan tersebut, Senin malam (1/6/2026).

Kegiatan bertajuk Metatu Bersholawat: Doa untuk Bangsa, Merajut Kedamaian Dunia itu menjadi momentum syukur sekaligus ajakan untuk memperkuat persatuan di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

Acara sholawat akbar tersebut menghadirkan sejumlah ulama dan habaib ternama, di antaranya Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf, Habib Ali Kwitang, Habib Jindan, serta Gus Ali Masyhuri dari Pondok Pesantren Bumi Sholawat.

Di tengah kekhawatiran masyarakat dunia akibat konflik yang terus berlangsung di kawasan Timur Tengah dan dampaknya terhadap berbagai sektor kehidupan global, PT MNJ memilih menghadirkan ruang kebersamaan melalui lantunan sholawat dan doa bersama.

Direktur Utama PT MNJ, H. Abdul Rohim, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas perjalanan perusahaan selama 11 tahun sekaligus ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan, keamanan, dan kedamaian bagi bangsa Indonesia maupun dunia.

Menurutnya, meskipun situasi global saat ini diwarnai ketidakpastian akibat konflik yang terjadi di Timur Tengah, semangat persatuan dan optimisme harus tetap dijaga.

“Semoga Indonesia meskipun merasakan dampak dari konflik yang terjadi di Timur Tengah, tetap bisa menjadi negara yang kuat dan mampu melewati krisis ini,” ujarnya.

Abdul Rohim menuturkan, Metatu Bersholawat telah menjadi agenda rutin perusahaan setiap tahun. Kegiatan tersebut lahir dari kecintaannya terhadap sholawat, para habib, dan ulama yang selama ini memberikan banyak inspirasi dalam perjalanan hidup maupun usaha yang dijalankannya.

Karena itu, di tengah berbagai tantangan ekonomi dan dinamika global, PT MNJ tetap berkomitmen melaksanakan kegiatan keagamaan yang telah menjadi tradisi perusahaan.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan bersama masyarakat melalui sholawat. Semoga doa-doa yang dipanjatkan malam ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kebaikan bagi bangsa Indonesia,” katanya.

Di balik perayaan HUT ke-11, PT MNJ juga berharap dapat terus mempertahankan eksistensi sekaligus memperluas skala bisnisnya. Hal tersebut tercermin dari semakin berkembangnya kawasan perusahaan yang kini menjadi pusat berbagai aktivitas usaha PT MNJ.

Lokasi penyelenggaraan yang lebih luas dipilih untuk mengakomodasi jumlah jamaah yang terus meningkat setiap tahun. Panitia memperkirakan jumlah jamaah yang hadir pada Metatu Bersholawat 2026 mencapai lebih dari 20 ribu orang yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur maupun luar provinsi.

Lautan manusia yang memadati area perusahaan menjadi gambaran bahwa perjalanan PT MNJ tidak hanya bertumbuh dari sisi bisnis, tetapi juga berkembang sebagai ruang silaturahmi yang mempertemukan masyarakat, ulama, habaib, dan berbagai elemen bangsa dalam satu majelis penuh keberkahan.

Melalui Metatu Bersholawat, PT MNJ ingin menegaskan bahwa kemajuan perusahaan harus berjalan beriringan dengan kontribusi sosial dan spiritual kepada masyarakat.

Sebab, mewujudkan Indonesia Emas tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga melalui penguatan persatuan, moralitas, serta nilai-nilai kebangsaan di tengah berbagai tantangan zaman.

Untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, pengamanan melibatkan personel kepolisian, TNI, LPM Suramadu, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan setempat.