Persiapan Pemulangan Jemaah Haji Asal Gorontalo
Pemerintah sedang mempersiapkan proses pemulangan jemaah haji asal Gorontalo yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Proses ini dilakukan setelah seluruh jemaah selesai menjalani puncak ibadah, termasuk di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Kloter 28 dan Kloter 30 Siap Dipulangkan
Sebanyak 611 jemaah haji dari Gorontalo tergabung dalam dua kloter, yaitu Kloter 28 dan Kloter 30. Mereka akan kembali ke Indonesia dalam waktu dekat. Kepala Bidang Bina Layanan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Haji Provinsi Gorontalo, Syafwan Akie, menyampaikan bahwa jadwal pemulangan sudah ditetapkan.
Saat ini, berbagai persiapan mulai dilakukan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Menurut Syafwan, seluruh jemaah asal Gorontalo telah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji dan kembali ke hotel masing-masing. Mereka juga sedang bersiap untuk menjalani tahapan ibadah selanjutnya, seperti tawaf ifadah.
Berdasarkan laporan dari masing-masing ketua kloter, kondisi jemaah secara umum dalam keadaan baik. Bahkan, satu jemaah yang sebelumnya mendapatkan perawatan medis saat berada di Mina kini telah membaik dan kembali bergabung dengan rombongan.
Koordinasi Lintas Instansi Dilakukan
Menjelang kepulangan jemaah, PPIH Provinsi Gorontalo melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Salah satu langkah penting adalah menggelar rapat koordinasi lintas sektor yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Juni 2026 di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
Rapat tersebut akan melibatkan sejumlah instansi yang memiliki peran dalam proses pemulangan jemaah. Instansi yang terlibat antara lain PPIH Provinsi Gorontalo, Kanwil Kementerian Haji Provinsi Gorontalo, Balai Kekarantinaan Kesehatan, Imigrasi, Bea Cukai Bandara Djalaluddin Gorontalo, serta pihak maskapai penerbangan.
“Kita akan mengundang PPIH Provinsi Gorontalo, Kanwil Kemenhaj Provinsi Gorontalo, Balai Kekarantinaan Kesehatan Provinsi Gorontalo, Imigrasi, Bea Cukai dari Bandara Djalaluddin Gorontalo, dan juga dari pihak maskapai Lion Air maupun Garuda,” ujar Syafwan.
Harapan untuk Kepulangan Jemaah
Syafwan berharap seluruh jemaah haji asal Gorontalo dapat kembali ke tanah air dengan jumlah yang sama seperti saat keberangkatan. “Kita berharap jemaah Provinsi Gorontalo yang berangkat dengan jumlah 611 orang, insya Allah akan kembali dalam jumlah yang sama, yaitu 611,” tambahnya.
Untuk Kloter 28, jemaah dijadwalkan berangkat dari Madinah pada 20 Juni 2026 dan tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada 21 Juni 2026. Sementara itu, jemaah yang tergabung dalam Kloter 30 akan berangkat dari Madinah pada 22 Juni 2026 dan dijadwalkan tiba di Makassar sehari kemudian, yakni 23 Juni 2026.





