Kerusakan Jalan Kunduran–Ngawen dan Upaya Perbaikan
Sejumlah titik di ruas jalan Kunduran–Ngawen mengalami kerusakan cukup parah. Ruas jalan ini memiliki status sebagai jalan provinsi, sehingga kewenangan perbaikan berada di tangan pemerintah provinsi Jawa Tengah.
Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Purwodadi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah, Adi Prasetya, menjelaskan bahwa Pemprov Jateng terus melakukan perawatan rutin untuk memastikan fungsi jalan tetap aman dilalui oleh masyarakat.
“Pemprov menjamin ketersediaan pelayanan infrastruktur jalan yang aman, walau belum sepenuhnya nyaman, dengan perawatan rutin jalan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Adi menambahkan bahwa perbaikan permanen berupa penggantian perkerasan beton yang rusak akan dimulai pada bulan September hingga Oktober 2026. Proyek tersebut sudah dialokasikan anggaran sekitar Rp400 juta dengan fokus pada titik-titik kerusakan terparah.
“Perbaikan rutin perkerasan beton akan dilaksanakan pada September–Oktober tahun ini,” katanya.
Dari anggaran yang tersedia, hanya mampu mengganti sekitar 25 hingga 28 segmen beton. Setiap segmen memiliki panjang sekitar 6 meter dan lebar 3 meter. Karena keterbatasan anggaran, perbaikan tidak dilakukan secara menyeluruh sepanjang ruas jalan, melainkan berdasarkan prioritas tingkat kerusakan.
“Panjang nanti tergantung jumlah spot yang dibongkar. Kalau Rp400 juta baru bisa ganti sekitar 25 sampai 28 segmen. Dipilih berdasarkan prioritas kerusakan segmen terparah dulu,” jelasnya.
Terkait penilaian masyarakat yang menyebut perbaikan selama ini hanya bersifat tambal sulam dan tidak bertahan lama, Adi mengakui kondisi tersebut tidak bisa dilepaskan dari tingginya beban lalu lintas yang melintas di ruas jalan tersebut.
Menurut dia, jalan provinsi pada dasarnya dirancang untuk melayani kendaraan dengan beban gandar maksimal 8 hingga 10 ton. Namun, dalam praktiknya sering kali harus menanggung beban kendaraan yang melebihi kapasitas desain.
“Kami tidak bisa menghindari penilaian masyarakat karena faktanya ruas jalan provinsi didesain untuk beban gandar maksimal 8 sampai 10 ton, tetapi harus melayani lalu lintas dengan beban lebih dari desain. Akibatnya umur perkerasan menjadi kurang maksimal,” terangnya.
Ruas jalan Kunduran–Ngawen memiliki total panjang 28,5 kilometer. Dari total panjang tersebut, sebanyak 22,30 kilometer berada dalam kondisi baik, 0,30 kilometer kondisi sedang, 3,40 kilometer mengalami rusak ringan, dan 2,50 kilometer masuk kategori rusak berat.
Prioritas Perbaikan dan Tantangan Anggaran
Pemprov Jateng berkomitmen untuk memperbaiki jalan-jalan yang mengalami kerusakan parah, meskipun anggaran terbatas. Adi menjelaskan bahwa setiap proyek perbaikan dilakukan secara bertahap dan berdasarkan skala prioritas. Titik-titik yang paling rusak akan menjadi fokus utama dalam perbaikan.
Beberapa faktor yang memengaruhi keputusan prioritas antara lain tingkat kerusakan, intensitas lalu lintas, serta potensi risiko bagi keselamatan pengguna jalan. Dengan pendekatan ini, diharapkan perbaikan dapat memberikan dampak signifikan bagi masyarakat yang sering menggunakan jalan tersebut.
Selain itu, Adi juga menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan komunikasi dengan masyarakat agar mereka memahami proses perbaikan dan alasan-alasan teknis yang digunakan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi ketidakpuasan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.
Kondisi Jalan Saat Ini
Saat ini, ruas jalan Kunduran–Ngawen masih dalam kondisi yang memerlukan perhatian khusus. Meski sebagian besar jalan dalam kondisi baik, beberapa bagian mengalami kerusakan yang cukup parah. Masyarakat sering mengeluh tentang kondisi jalan yang tidak merata dan sering terjadi retak atau lubang.
Untuk mengatasi hal ini, pihak dinas akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi berkala. Selain itu, rencana perbaikan permanen yang akan dimulai pada akhir tahun ini diharapkan mampu memberikan solusi jangka panjang.
Tantangan dan Harapan Masa Depan
Meski ada tantangan dalam hal anggaran dan beban lalu lintas, pihak dinas tetap optimis bahwa perbaikan jalan akan terus berlangsung. Dengan dukungan dari pemerintah pusat dan daerah, diharapkan ruas jalan Kunduran–Ngawen dapat kembali berfungsi secara optimal dan aman bagi pengguna.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan menghindari area yang sedang dalam proses perbaikan. Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan kondisi jalan akan terus membaik dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.





