Pembangunan dan renovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Weda di Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, telah dimulai oleh PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Proyek ini didanai melalui APBN 2026 dengan anggaran sebesar Rp183,82 miliar dan direncanakan selesai pada Desember 2026.
Proyek ini merupakan bagian dari Program Pemenuhan Pelayanan Kesehatan Terpadu (PHTC) yang dikelola oleh Kementerian Kesehatan. Tujuan utamanya adalah untuk menyediakan fasilitas kesehatan yang lebih berkualitas dan memadai di berbagai daerah. Dalam proyek ini, WIKA mengambil alih berbagai lingkup pekerjaan, termasuk perencanaan, struktur, arsitektur, interior, mekanikal elektrikal plumbing (MEP), hingga lanskap kawasan.
Corporate Secretary WIKA, Ngatemin atau dikenal dengan nama Emin, menyampaikan bahwa saat ini proyek sudah memasuki tahap awal pelaksanaan. Beberapa aktivitas yang dilakukan antara lain persiapan, perencanaan teknis, penyusunan shop drawing, pengaturan area kerja, serta pengadaan material, peralatan, dan vendor pendukung.
“Selanjutnya, pekerjaan konstruksi akan dilanjutkan secara bertahap agar proyek dapat diselesaikan sesuai target,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Dengan dibangunnya RSUD Weda, diharapkan masyarakat dapat memiliki akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan yang modern dan representatif. Fasilitas baru ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Maluku Utara, khususnya bagi warga di wilayah Halmahera Tengah.
Emin menegaskan bahwa pembangunan RSUD Weda tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga bagian dari upaya mengurangi kesenjangan akses layanan dasar antara daerah pusat dan daerah.
“Dengan adanya infrastruktur kesehatan yang lebih representatif, masyarakat di daerah dapat mendapatkan layanan yang lebih dekat, layak, dan berkelanjutan,” katanya.
Untuk memastikan proses pelaksanaan berjalan lancar, WIKA menerapkan sistem pengendalian proyek yang mencakup site management, layout management, dan traffic management. Langkah ini bertujuan untuk memastikan mobilisasi material, alat, dan tenaga kerja berjalan tertib dan aman, serta meminimalkan gangguan terhadap aktivitas di sekitar area proyek.
“Melalui pembangunan RSUD Weda, WIKA turut mendukung pemerataan akses layanan kesehatan di Indonesia,” tutur Emin.
Beberapa langkah penting yang dilakukan oleh WIKA dalam proyek ini meliputi:
Perencanaan teknis yang matang untuk memastikan semua aspek proyek terkoordinasi dengan baik.
Pengaturan area kerja yang efisien untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan gangguan lingkungan.
Pengadaan material dan peralatan yang sesuai standar kualitas.
Kerja sama dengan vendor pendukung yang terpercaya dan berpengalaman.
Dengan adanya proyek ini, diharapkan RSUD Weda dapat menjadi salah satu ikon kesehatan di Maluku Utara yang mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Selain itu, proyek ini juga menjadi bukti komitmen pemerintah dan swasta dalam membangun infrastruktur yang berdampak positif bagi masyarakat.
Proyek pembangunan RSUD Weda juga akan memberikan dampak ekonomi lokal, seperti kesempatan kerja bagi warga setempat dan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui akses layanan kesehatan yang lebih baik. Dengan demikian, proyek ini tidak hanya menjadi investasi fisik, tetapi juga investasi dalam kesejahteraan masyarakat.






