Peristiwa Sarwendah dan Ruben Onsu yang Kini Jadi Perbincangan
Ruben Onsu dan Sarwendah kini menjadi sorotan utama di media sosial, terutama setelah berbagai polemik terkait pembagian waktu bersama anak dan nafkah. Masalah yang seharusnya diselesaikan secara pribadi justru berubah menjadi topik hangat yang dibicarakan oleh publik.
Sarwendah, yang saat ini menjalin hubungan dengan Giorgio Antonio, sempat menyampaikan pernyataan yang mengejutkan masyarakat. Dalam salah satu video yang viral, ia menyebut bahwa dirinya tidak membutuhkan nafkah anak senilai Rp200 juta dari Ruben Onsu. Selain itu, ia juga menggunakan kata-kata kasar yang membuat banyak orang terkejut, mengingat imejnya selama ini dikenal tenang dan santun.
Setelah kegaduhan tersebut, Sarwendah akhirnya menyampaikan permohonan maaf melalui sebuah video yang diunggah ke Instagram pada Jumat (6/6/2026). Dalam video tersebut, ia menyadari bahwa ucapannya tidak mencerminkan kebaikan maupun kerendahan hati. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga, penggemar, dan ketiga anaknya atas kegaduhan yang terjadi.
Respons Ruben Onsu Terhadap Permintaan Maaf Sarwendah
Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu, memberikan respons mengenai tindakan kliennya setelah melihat video permintaan maaf dari Sarwendah. Menurut Minola, Ruben tidak memberikan komentar apa pun karena merasa tidak disinggung dalam video tersebut.
“Kami bertanya pendapat dia tentang postingan video S yang meminta maaf itu. Komentarnya cuma ‘Oh’. Tidak ada komentar apa pun karena memang Ruben juga pasti berpikir itu tidak ada kaitannya dengan dia,” ujar Minola dalam jumpa pers via zoom, Jumat (5/6/2026).
Menurut Minola, Ruben merasa bahwa tidak ada bagian dalam video yang secara langsung menyebut nama Ruben atau meminta maaf atas polemik yang berkembang. Ia menilai bahwa semua materi yang disampaikan dalam video tersebut tidak memiliki kaitan sama sekali dengan klien mereka.

Pernyataan Sarwendah yang Menyentuh
Dalam pernyataannya, Sarwendah terlebih dahulu mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar, teman-teman, masyarakat, dan para penggemar yang selama ini mendukung perjalanan hidupnya. Ia mengakui sebagai manusia biasa, dirinya tidak luput dari kesalahan dan menyadari potongan video yang beredar telah memicu kegaduhan di ruang publik.
“Sebagai manusia yang biasa, yang tidak luput dari dosa dan kesalahan, saya menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial. Saya menyadari bahwa kata-kata saya tersebut tidak menunjukkan kebaikan maupun kerendahan hati,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh pihak yang terdampak. Secara khusus, Sarwendah meminta maaf kepada ketiga anaknya, menegaskan bahwa apa pun yang terjadi di antara kehidupan orang dewasa, mereka tidak seharusnya terbawa ke dalam pemberitaan yang beredar.
“Sebagai seorang ibu, saya berjanji akan terus berusaha menjadi ibu yang melindungi, merawat, dan mengutamakan kebahagiaan dan masa depan mereka,” tegas Sarwendah.






