Pegadaian Kanwil XII Surabaya Hijaukan Desa Ngijo dengan 240 Pohon

Teks Foto : PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya bersama DLH Kabupaten Malang, Pemerintah Desa Ngijo, dan masyarakat melakukan penanaman 240 pohon Alpukat Aligator dan Tabebuya di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, sebagai wujud komitmen pelestarian lingkungan. (ist)

SURABAYA – PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman 240 pohon di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Minggu (7/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian yang berfokus pada upaya menjaga kelestarian alam sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Sebanyak 240 pohon yang terdiri atas Alpukat Aligator dan Tabebuya ditanam secara bersama-sama oleh jajaran PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, Pemerintah Desa Ngijo, serta masyarakat setempat.

Program penghijauan ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan, mulai dari meningkatkan kualitas udara, menjaga ketersediaan air tanah, hingga memperkuat fungsi konservasi lahan.

Kegiatan tersebut dihadiri Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya Ahmad Zaenudin, Deputy Operasional PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya Alfafatih Rosada, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang Dr. Ahmad Dzulfikar Nurahman.

Dalam sambutannya, Ahmad Zaenudin menegaskan bahwa penanaman pohon merupakan bentuk kontribusi nyata Pegadaian dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam.

“Melalui penanaman 240 pohon Alpukat Aligator dan Tabebuya ini, Pegadaian ingin memberikan manfaat yang tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga oleh generasi mendatang. Kami percaya bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama dan setiap pohon yang ditanam menjadi investasi bagi masa depan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Ahmad Zaenudin.

Senada dengan hal tersebut, Alfafatih Rosada menyampaikan bahwa program TJSL Pegadaian tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi dan sosial, tetapi juga lingkungan.

“Pegadaian terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret kami dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan serta menciptakan ekosistem yang lebih baik bagi masyarakat sekitar,” katanya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Malang, Dr. Ahmad Dzulfikar Nurahman, mengapresiasi sinergi yang dibangun Pegadaian dalam mendukung pelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Malang.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kontribusi PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya yang telah berpartisipasi aktif dalam upaya penghijauan. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat seperti ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim,” tuturnya.

Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Desa Ngijo, Muhamad Shofi. Menurutnya, pohon-pohon yang ditanam tidak hanya memperindah lingkungan desa, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi dan ekologis bagi masyarakat di masa depan.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan dan kepedulian PT Pegadaian. Pohon-pohon yang ditanam hari ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan ke-13 tentang penanganan perubahan iklim dan tujuan ke-15 tentang menjaga ekosistem daratan.

Penanaman pohon tersebut diharapkan menjadi langkah nyata yang mampu menumbuhkan semangat kolektif berbagai pihak untuk terus menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.