Persebaya Kenang Eri Irianto Lewat Jersey Pramusim 2026 Bergaya Klasik

Teks Foto : Persebaya bersama AZA meluncurkan jersey pramusim 2026 bertema Tribute to Eri Irianto. Jersey bergaya klasik yang terinspirasi era 1998–2000 itu menjadi bentuk penghormatan atas loyalitas dan pengabdian sang legenda Bajol Ijo, sekaligus akan dikenakan tim dalam rangkaian laga pramusim termasuk Piala Presiden 2026. (ist)

SURABAYA – Persebaya Surabaya resmi meluncurkan jersey pramusim (pre season) 2026 yang akan dikenakan tim dalam rangkaian laga uji coba, termasuk turnamen Piala Presiden 2026. Berbeda dari edisi sebelumnya, jersey kali ini mengusung konsep Tribute to Eri Irianto sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu legenda terbesar yang pernah dimiliki Bajol Ijo.

Bagi Bonek dan Bonita, nama almarhum Eri Irianto bukan sekadar bagian dari sejarah klub. Gelandang bertahan yang dikenal dengan permainan tanpa kompromi, semangat juang tinggi, dan loyalitasnya itu telah menjadi simbol pengabdian kepada Persebaya.

Nama Eri dikenang sepanjang masa setelah insiden tragis pada 3 April 2000. Saat membela Persebaya menghadapi PSIM Yogyakarta dalam pertandingan Divisi Utama di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Eri tiba-tiba kolaps di lapangan. Meski sempat mendapat penanganan medis, nyawanya tidak tertolong. Ia mengembuskan napas terakhir ketika masih berjuang membawa nama Persebaya di dadanya.

Momen tersebut menjadi salah satu peristiwa paling emosional dalam perjalanan klub. Karena itu, AZA bersama Persebaya menghadirkan jersey pramusim 2026 dengan desain yang terinspirasi dari seragam yang dikenakan Eri pada periode 1998–2000, masa ketika performanya berada di puncak.

Mulai dari komposisi warna, karakter visual, hingga nuansa klasik khas Persebaya era tersebut dihadirkan kembali. Meski demikian, jersey tetap dibekali sentuhan modern melalui penggunaan material dan teknologi terkini sehingga nyaman dikenakan tanpa menghilangkan identitas desain yang melekat kuat di benak para pendukung.

Senior Manager Brand AZA dan Persebaya Store Arif Rahman Hakim mengatakan, jersey ini bukan hanya menghadirkan kembali desain klasik Persebaya, tetapi juga menjadi media untuk mengenang sosok Eri Irianto beserta nilai-nilai perjuangan yang diwariskannya.

“Jersey ini bukan sekadar menghadirkan kembali desain klasik Persebaya. Kami ingin menghidupkan kembali memori tentang Eri Irianto, sosok yang menjadi simbol loyalitas dan pengabdian kepada klub. Kami berharap setiap orang yang mengenakan jersey ini tidak hanya bangga dengan desainnya, tetapi juga mengingat nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh Eri,” ujarnya.

Dari sisi kualitas, jersey pramusim Persebaya 2026 menggunakan bahan ringan yang dirancang nyaman digunakan, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun saat memberikan dukungan langsung di stadion. Material tersebut dipadukan dengan teknologi quick dry dan anti-bau sehingga tetap nyaman dipakai dalam berbagai kondisi.

Sebagai bentuk penghormatan yang lebih personal, setiap pembelian jersey juga dilengkapi trading card eksklusif bergambar Eri Irianto. Kartu koleksi tersebut dihadirkan bukan sekadar pelengkap, tetapi sebagai media untuk menjaga agar kisah, semangat, dan perjuangan sang legenda terus dikenang, termasuk oleh generasi muda yang belum sempat menyaksikannya bermain.

Hakim menambahkan, sejarah sebuah klub tidak hanya dibangun melalui trofi dan kemenangan, tetapi juga oleh para pemain yang mengabdikan diri sepenuh hati.

“Melalui Persebaya Pre Season Jersey 2026, kami ingin memberikan penghormatan kepada seorang legenda sekaligus mengajak generasi muda untuk mengenal sosok yang menjadi bagian penting dalam perjalanan Persebaya,” pungkasnya.