Pegadaian Kanwil XII Surabaya Gelar Donor Darah Kemerdekaan dan Libatkan Ratusan Peserta

Caption : Pimpinan PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya turut mengikuti donor darah bertajuk "Donor Darah Kemerdekaan 125 Tahun Hadir MengEMASkan Harapan" di Main Hall Intiland Tower Surabaya, Selasa (4/8/2026). (Foto : Nugi/Indonesiakini.id)

SURABAYA – PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan melalui kegiatan donor darah bertajuk “Donor Darah Kemerdekaan 125 Tahun Hadir MengEMASkan Harapan”. Kegiatan yang digelar di Main Hall Intiland Tower Surabaya, Selasa (4/8/2026), tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pimpinan PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah kali ini berbeda dengan donor darah yang diselenggarakan pada April lalu dalam rangka HUT ke-125 Pegadaian. Pada momentum Agustus ini, kegiatan difokuskan untuk menyemarakkan Hari Kemerdekaan sekaligus memperkuat kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat.

“Kegiatan donor darah hari ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pegadaian terhadap sesama. Kami ingin berkontribusi membantu memenuhi kebutuhan darah bagi rumah sakit maupun masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ahmad.

Donor darah diikuti oleh karyawan Pegadaian di wilayah Surabaya, nasabah, serta masyarakat umum. Pegadaian menargetkan terkumpul sebanyak 150 kantong darah, dengan jumlah peserta yang diperkirakan mencapai lebih dari 200 orang.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para pendonor yang berhasil mendonorkan darahnya, Pegadaian memberikan voucher belanja Indomaret senilai Rp100 ribu, tas pouch eksklusif, tumbler, serta paket makanan ringan.

Ahmad berharap kegiatan sosial semacam ini semakin mempererat hubungan Pegadaian dengan masyarakat. Menurutnya, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan, Pegadaian tidak hanya menghadirkan solusi finansial, tetapi juga ingin memberikan manfaat sosial yang nyata.

Caption : Ratusan peserta yang terdiri dari karyawan Pegadaian, nasabah, dan masyarakat umum mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto : Nugi/Indonesiakini.id)

“Harapannya Pegadaian semakin dekat dengan masyarakat. Usaha Pegadaian memang ditujukan untuk membantu masyarakat melalui berbagai solusi keuangan sekaligus menghadirkan manfaat sosial,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen Pegadaian dalam mendukung visi perusahaan hingga 2030, yakni menjadi pemimpin ekosistem emas di Indonesia. Karena itu, masyarakat terus didorong untuk mulai berinvestasi emas sebagai instrumen yang dinilai mampu menjaga nilai aset dari dampak inflasi.

“Emas merupakan aset riil yang nilainya cenderung mampu mempertahankan daya beli ketika terjadi inflasi. Karena itu kami terus mengedukasi masyarakat agar semakin peduli terhadap investasi emas,” jelasnya.

Terkait perkembangan harga emas, Ahmad menilai kondisi pasar saat ini relatif stabil dibandingkan lonjakan yang terjadi pada awal tahun. Menurutnya, pergerakan harga emas masih dipengaruhi berbagai faktor global sehingga sulit diprediksi secara pasti.

“Harga emas saat ini masih cenderung landai. Prediksi beberapa pihak menyebutkan kemungkinan ada kenaikan menjelang akhir tahun, namun semuanya tetap bergantung pada kondisi ekonomi global. Ketika suku bunga global mulai menurun dan tidak lagi menarik, emas berpotensi kembali menjadi pilihan investasi masyarakat,” ujarnya.

Meski harga emas mengalami penyesuaian, Ahmad memastikan aktivitas bisnis Pegadaian tetap berjalan stabil. Tren transaksi di Galeri 24 juga dinilai masih konsisten karena tidak semua konsumen membeli emas untuk tujuan jangka pendek atau mencari keuntungan dari fluktuasi harga.

“Sebagian besar masyarakat membeli emas untuk investasi jangka panjang. Karena itu transaksi masih relatif stabil meskipun harga emas sedang bergerak landai,” pungkasnya.