Medan – Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan menggelar pembekalan dan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Regional dan Internasional, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di berbagai daerah di Indonesia maupun di luar negeri.
Pelaksanaan KKN tahun ini meliputi KKN Regional di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, serta KKN Internasional di Thailand dan Sabah, Malaysia. Program tersebut merupakan bagian dari komitmen UNIVA Medan dalam memperluas pengalaman akademik, pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama internasional.
Kegiatan pembekalan dan pelepasan mahasiswa turut dihadiri Anggota Komisi I DPR RI, Trinovi Khairani Sitorus. Dalam kesempatan itu, ia memberikan motivasi kepada para peserta agar mampu menjadi duta kampus yang berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menghadirkan solusi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di lokasi pengabdian.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan beradaptasi, serta semangat mengabdi kepada bangsa dan negara.
Selama pembekalan, para mahasiswa menerima berbagai materi, mulai dari etika bermasyarakat, kepemimpinan, komunikasi, penguatan karakter, hingga strategi penyusunan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Materi tersebut diharapkan menjadi bekal dalam melaksanakan KKN secara profesional, adaptif, dan berdampak positif.
Rektor Universitas Al Washliyah Medan, Prof. Dr. Saiful Akhyar Lubis, M.A., mengatakan bahwa Kuliah Kerja Nyata merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kuliah Kerja Nyata bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat. Kami berharap seluruh peserta mampu menjaga nama baik Universitas Al Washliyah Medan dengan menjunjung tinggi integritas, disiplin, serta semangat melayani masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan KKN Internasional di Thailand dan Sabah, Malaysia, merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi global tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya, kebangsaan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Prof. Saiful, pengalaman lintas negara diharapkan mampu meningkatkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, serta memperluas wawasan mahasiswa terhadap dinamika masyarakat internasional.
“Kami ingin mahasiswa UNIVA Medan hadir sebagai agen perubahan yang mampu memberikan solusi, membangun kolaborasi, serta meninggalkan kesan positif di setiap lokasi penugasan. Jadikan KKN ini sebagai pengalaman berharga untuk membentuk karakter kepemimpinan, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperkuat kompetensi sebagai calon pemimpin masa depan,” katanya.
Melalui pelaksanaan KKN Regional di Kabupaten Serdang Bedagai dan KKN Internasional di Thailand serta Sabah, Malaysia, UNIVA Medan berharap para mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat citra perguruan tinggi sebagai institusi yang aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama internasional.
Kehadiran Anggota Komisi I DPR RI, Trinovi Khairani Sitorus, dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi. Diharapkan, para mahasiswa dapat memanfaatkan momentum KKN sebagai sarana mengasah kompetensi, memperluas pengalaman, serta menumbuhkan kepedulian sosial yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa.






