ARTOTEL Grand Prima Surabaya Luncurkan U-Collect, Sulap Minyak Jelantah Jadi Energi

Teks Foto : ARTOTEL Grand Prima Surabaya meluncurkan U-Collect sebagai program pengumpulan minyak jelantah yang dapat diolah menjadi bahan baku biofuel. (ist)

SURABAYA – ARTOTEL Grand Prima Surabaya memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan meluncurkan U-Collect, program pengumpulan minyak jelantah yang mendorong masyarakat mengelola limbah minyak goreng secara lebih bertanggung jawab.

Program tersebut diluncurkan di One Deck ARTOTEL Grand Prima Surabaya, Minggu (20/9/2026), dengan melibatkan komunitas, influencer, stakeholder hotel, kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta masyarakat sekitar.

Peluncuran U-Collect menjadi bagian dari kampanye Environmental, Social, and Governance (ESG) ARTOTEL melalui The Art of Goodness, khususnya pilar ARTOTEL Earth yang berfokus pada upaya menjaga lingkungan dan pemanfaatan sumber daya secara bijak.

Melalui program tersebut, masyarakat diajak mengumpulkan minyak jelantah yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari untuk kemudian disetorkan ke U-Collect Box. Minyak jelantah yang terkumpul selanjutnya dapat diolah menjadi bahan baku biofuel.

U-Collect merupakan layanan yang dihadirkan Noovoleum bersama Pertamina Patra Niaga untuk menyediakan solusi pengumpulan minyak jelantah. Program ini mengusung semangat “From Waste to Energy”, yakni mengubah limbah yang berpotensi mencemari lingkungan menjadi sumber daya yang memiliki nilai guna.

General Manager ARTOTEL Grand Prima Surabaya, Teddy Patrick, S.E., M.Par., CHA, mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberlanjutan program U-Collect.

“Kami sengaja mengundang berbagai pihak, mulai dari komunitas, influencer, stakeholder, kelompok PKK hingga masyarakat sekitar, karena kami ingin U-Collect ini bisa menjadi gerakan bersama. Kami percaya perubahan tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Mengumpulkan minyak jelantah dari rumah dan membawanya ke U-Collect Box sudah menjadi langkah kecil yang bisa memberikan dampak ketika dilakukan bersama-sama,” ujar Teddy.

Menurut Teddy, kelompok PKK dan masyarakat sekitar memiliki peran strategis karena minyak jelantah banyak dihasilkan dari aktivitas rumah tangga.

“PKK dan masyarakat sekitar menjadi bagian yang sangat penting dalam gerakan ini karena kebiasaan mengelola minyak jelantah bisa dimulai dari rumah. Kami berharap setelah kegiatan ini, masyarakat tidak lagi melihat minyak jelantah hanya sebagai limbah yang harus dibuang, tetapi sebagai sesuatu yang masih bisa dikumpulkan dan dimanfaatkan kembali,” katanya.

Peluncuran U-Collect juga dikemas dengan berbagai kegiatan, mulai dari pemutaran video mengenai program, ribbon cutting, simbolisasi pengumpulan minyak jelantah hingga ramah tamah bersama para tamu.

Antusiasme peserta turut diperkuat melalui program “Bring More, Win More!”, yakni tantangan mengumpulkan minyak jelantah dengan hadiah berupa voucher menginap di ARTOTEL Grand Prima Surabaya bagi peserta atau kelompok yang berhasil mengumpulkan minyak jelantah dalam jumlah terbanyak.

Selain mendorong partisipasi masyarakat, kegiatan tersebut menjadi cara untuk mengenalkan pengelolaan limbah rumah tangga melalui aktivitas yang sederhana dan mudah dilakukan. Acara juga berlangsung semarak dengan penampilan live music yang menciptakan suasana santai dan interaktif.

Ke depan, U-Collect Box yang tersedia di ARTOTEL Grand Prima Surabaya diharapkan dapat menjadi salah satu titik pengumpulan minyak jelantah bagi masyarakat. Dengan demikian, gerakan pengelolaan minyak jelantah tidak berhenti pada momentum peluncuran, tetapi dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan.