SIDOARJO – Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 pada 27 Oktober 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat kepedulian sosial melalui serangkaian kegiatan kemanusiaan.
Mulai dari donor darah, donasi buku bekas dan pakaian layak pakai, santunan bagi kaum dhuafa, hingga bantuan sarana dakwah untuk musala, berbagai kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen PLN dalam berbagi manfaat dengan masyarakat.
Kegiatan ini mencerminkan peran PLN yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur dan menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sosial. Melalui keterlibatan aktif para pegawai, PLN UIT JBM turut menumbuhkan budaya berbagi, kepedulian, dan gotong royong.
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah donor darah untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat. Selain itu, donasi buku bekas dan pakaian layak pakai diharapkan dapat memberikan manfaat bagi penerima sekaligus mendorong pemanfaatan barang secara lebih bijak.
Kepedulian tersebut juga diwujudkan melalui pemberian santunan kepada kaum dhuafa serta bantuan sarana dakwah untuk musala. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan PLN UIT JBM terhadap kesejahteraan masyarakat dan penguatan kehidupan sosial-keagamaan di lingkungan sekitar.
Rangkaian peringatan HLN ke-81 mencapai puncaknya pada Selasa (27/10/2026) melalui upacara Hari Listrik Nasional di halaman kantor PLN UIT JBM. Kegiatan berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran manajemen dan seluruh pegawai.
Upacara tersebut menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur, kebersamaan, serta komitmen insan PLN dalam menjalankan tanggung jawab perusahaan. Di sisi lain, peringatan ini juga mengingatkan pentingnya peran pegawai PLN dalam menjaga keandalan sistem transmisi tenaga listrik demi mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengatakan Hari Listrik Nasional bukan hanya menjadi momen untuk mengenang perjalanan sektor ketenagalistrikan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kontribusi perusahaan bagi masyarakat.
“ Hari Listrik Nasional bukan sekadar momentum untuk mengenang perjalanan dan perkembangan sektor ketenagalistrikan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kehadiran PLN harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui kegiatan donor darah, donasi, santunan, dan bantuan sarana dakwah ini, kami ingin menumbuhkan semangat berbagi serta menghadirkan energi kebaikan bagi sesama,” ujar Ika.
Ia berharap peringatan HLN ke-81 semakin memperkuat solidaritas dan kepedulian seluruh insan PLN dalam menjalankan peran perusahaan. Dengan demikian, PLN tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga terus menjalankan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan.






