ENDE NTT – Sekitar sepuluh mahasiswa BEM FAPERTA (Fakultas Pertanian) mendatangi kantor Desa Saga, Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende Ntt pada Kamis (3/8) dengan membawa bibit tanaman dan pupuk yang akan di tanam di lahan salah satu milik mozalaki desa yang bermurah hati meminjamkan lahannya dan mereka akan tinggal selama sebulan untuk menanam dan merawat bibit yang mereka bawa. Kelompok mahasiswa datang tidak sendiri tentunya, tetapi didampingi tiga dosennya Josina Irene B Hutubessy.S.P.,M.P, Agustinus J.P Ana Saga.S.P.,M.P, dan Kristen Yohanes Gowo.S.P.,M.P.
Kelompok BEM FAPERTA diterima langsung oleh Kepala Desa Hendrikus Lele.,S.Pd beserta aparat desa, para mozalaki adat, Kelompok muda Ana Saga, dan kelompok PKK desa. Setelah pengenalan dan sosialisasi tentang program dan tujuan kelompok mahasiswa BEM FAPERTA , mereka diajak meninjau bakal lahan yang akan digarap.Kelompok mahasiswa dititip di desa Saga untuk menjalankan misinya setelah sebelumnya proposal mereka lolos mendapat Hibah dari Kemenristek Dikti.
Program yang akan di jalankan pada awal, mereka akan melakukan pengarsipan cerita dan resep olahan makanan pangan lokal, kemudian mengumpulkan benih, dilanjutkan budidaya tanaman lokal atau biasa disebut demplot, mengolah produk dan turunannya, edukasi nilai angka kecukupan gizi pangan lokal di posyandu, pelatihan pembuatan produk pangan lokal, dan pembuatan bank benih. Tujuannya agar muncul salah satu buku dan produk ciri khas Pangan Desa Saga, serta bank benih yang semuanya itu diharapkan bisa di pamerkan dan jadi cindera agar bisa di lihat para wisatawan yang berkunjung ke desa Saga yang dikenal sebagai desa adat wisata.
Direncanakan mahasiswa akan menghadiri beberapa kegiatan adat di desa setempat dan mulai beraktifitas dengan masyarakat melakukan pemetaan potensi hasil desa, dan akan menghadirkan beberapa praktisi guna mengedukasi pengolahan pangan lokal beserta turunannya.
(Erphin)





