SURABAYA – Semarak kreativitas mahasiswa Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas terpancar dalam ajang Perbanas Got Talent yang menjadi puncak acara Super Softskills Mentoring (SSM) 2025. Bertempat di Auditorium Lantai 10 Kampus Wonorejo, Sabtu (28/6), belasan mahasiswa tampil memukau di hadapan ratusan penonton dengan berbagai bakat seni.
Mulai dari tarian daerah, seni bela diri, drama puisi, dance, hingga menyanyi ditampilkan secara bergantian. Salah satu penampil, Puspa Ari Khairunisa, mahasiswa Diploma 3 Perbankan dan Keuangan, mengaku sangat menikmati proses tampil di panggung. Ia membawakan Tari Lundoyo dengan anggun dan percaya diri.
“Awalnya hanya iseng menari, tapi lama-lama jadi suka dan saya terus mendalaminya sejak SMP,” ujar Puspa.
Penampilannya pun menjadi salah satu yang paling berkesan, terlebih karena ia tidak pernah mengikuti sanggar tari secara formal.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UHW Perbanas, Dr. Dra. Lindiawati, M.M., menjelaskan bahwa kegiatan SSM dirancang sebagai sarana pengembangan softskills mahasiswa. Program ini terdiri dari tiga tahap, yakni pengenalan, pengembangan, dan pendewasaan.
“Yang mereka lakukan saat ini adalah tahap pengenalan. Di sini mereka mulai mengidentifikasi kemampuan softskill-nya dan membangun kepercayaan diri,” jelas Lindiawati.
Ia pun berharap mahasiswa bisa menyadari potensi yang mereka miliki sejak dini. “Mereka masih semester dua, jadi ajang seperti ini bagus untuk memantik keberanian dan kesadaran akan potensi diri,” tambahnya.
SSM UHW Perbanas merupakan program tahunan yang berlangsung selama satu semester, dengan sistem mentoring dari mahasiswa senior kepada junior.
Dalam gelaran tahun ini, terdapat 10 penampilan terbaik yang telah lolos tahap seleksi, yakni Tari Sparkling Surabaya, Freestyle Poomsae Taekwondo, Drama Puisi, Tari Lundoyo, Menyanyi, Tari Tanjung Gemirang, Digital Drawing, Flashmob Dance, Menyanyi & Gitar, serta Tari Kecak Bali.





