BANGKA – Dalam rangka memperingati Milad Yayasan Jami’iyah Badaruddin Al Bayhaqi ke – 9, dan sebagai wujud syukur serta kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, ketua yayasan memberikan santunan kepada anak yatim.
Kegiatan santunan berupa uang tunai kepada anak yatim ini diberikan langsung oleh ketua yayasan Hj. Yaya Sakdiyah mewakili pengurus yang lain pada hari Minggu siang (14/09/2025) bertempat di Halaman Yayasan Jami’iyah Badaruddin Al Baihaqi, jalan Depati Amir 4, Srimenanti, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Menurut Hj. Yaya Sakdiyah, santunan yang diberikan adalah bentuk kewajiban seorang muslim kepada anak yatim. Ia berharap agar santunan ini dapat bermanfaat dan juga sebagai momentum berbagi kasih sayang serta meringankan beban mereka.
Dengan santunan ini, Hj. Yaya Sakdiyah berharap dapat mempererat ukhuwah Islamiah di tengah masyarakat dan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap sesama terkhusus anak yatim piatu.
“Pengurus Yayasan ingin berbagi kebahagiaan dengan anak yatim piatu di moment menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Semoga santunan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban mereka dan membawa keberkahan bagi kita semua,” kata Hj. Yaya Sakdiyah.
Seperti diketahui bahwa dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari bahwa Rasulullah SAW bersabda bahwa “Aku dan orang yang memelihara anak yatim itu akan masuk surga seperti ini” kemudian Nabi mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau, serta agak merenggangkan keduanya.
Hadis ini menjelaskan bahwa kedudukan orang yang menyantuni anak yatim sangat dekat dengan Nabi Muhammad SAW di dalam surga.
Terakhir Hj. Yaya Sakdiyah berharap agar kedepan yayasan ini bisa terus tumbuh dan berkembang sehingga bisa terus memberikan kebermanfaatan dan kebaikan bagi siapa saja, terkhusus anak yatim piatu yang membutuhkan sentuhan.
“Semoga kedepan Yayasan ini bisa terus berbagi bersama mereka. Menyantuni anak yatim adalah bagian dari sunnah Rasulullah SAW. Ketika kita memberi kasih sayang kepada anak yatim dengan tulus, maka kita menemukan makna sejati dari ajaran Islam tentang cinta, belas kasih, dan kepedulian terhadap sesama,” tutupnya.





