Jakarta Terendam Banjir: Puluhan Ruas Jalan dan RT Tergenang Akibat Hujan Deras
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Senin, 12 Januari 2026, telah menyebabkan banjir di berbagai titik di ibu kota. Hingga pukul 10.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat peningkatan signifikan jumlah ruas jalan yang tergenang, mencapai 23 titik. Jumlah ini menunjukkan peningkatan drastis sebanyak 19 titik dibandingkan pendataan pada pukul 09.00 WIB di hari yang sama.
Selain merendam puluhan ruas jalan, banjir juga dilaporkan terjadi di 10 wilayah Rukun Tetangga (RT). Mayoritas wilayah yang terdampak genangan ini mayoritas berada di Jakarta Selatan.
Detail Genangan di Jakarta Selatan
BPBD DKI Jakarta melaporkan bahwa per pukul 10.00 WIB, setidaknya terdapat 8 RT di Jakarta Selatan yang terendam banjir. Rinciannya adalah sebagai berikut:
- Kelurahan Cilandak Barat: 1 RT terdampak dengan ketinggian air mencapai 40 sentimeter.
- Kelurahan Cipete Utara: 3 RT tergenang dengan ketinggian air mencapai 70 sentimeter.
- Kelurahan Duren Tiga: 1 RT mengalami banjir dengan ketinggian air 40 sentimeter.
- Kelurahan Cilandak Timur: 3 RT terendam dengan ketinggian air yang cukup signifikan, mencapai 95 sentimeter.
Menurut keterangan, penyebab banjir di wilayah ini adalah curah hujan yang tinggi serta meluapnya Kali Krukut. Situasi ini masih dalam penanganan intensif.
Genangan di Jakarta Utara
Dua RT lainnya yang juga dilaporkan terendam banjir berada di wilayah Jakarta Utara. Tepatnya di Kelurahan Tanjung Priok, banjir dilaporkan mencapai ketinggian 20 sentimeter.
Penanganan dan Respons BPBD DKI Jakarta
Menghadapi situasi darurat ini, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan seluruh personelnya untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah yang terdampak. Upaya penanganan banjir dilakukan secara terpadu dengan berkoordinasi dengan berbagai sektor terkait. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Bina Marga, serta Dinas Sumber Daya Air dilibatkan dalam upaya penyedotan genangan air.
Selain itu, BPBD juga memastikan bahwa sistem tali-tali air berfungsi dengan baik, bekerja sama dengan para lurah dan camat setempat. Kesiapan logistik dan kebutuhan dasar bagi para korban terdampak banjir juga mulai disiapkan oleh BPBD.
Pihak BPBD menargetkan agar banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta dapat segera surut. Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati terhadap potensi genangan susulan.
Daftar Ruas Jalan yang Tergenang Banjir
Berikut adalah daftar 23 ruas jalan di Jakarta yang masih mengalami banjir akibat hujan deras yang terjadi:
- Jalan Anggrek, Kelurahan Rawa Badak Utara
- Jalan Walang Baru VII A, Kelurahan Tugu Utara
- Jalan Rorotan 10, Kelurahan Rorotan Depan Masjid Tanwirul Ikhsan
- Jalan Taman Stasiun, Kel. Tanjung Priok
- Jalan Pegangsaan Dua, Kelurahan Pegangsaan Dua
- Jalan Rawa Indah RT.03/03, Kelurahan Pegangsaan Dua
- Jalan Pegangsaan Dua Depan Apartemen Greenhill, Kelurahan Pegangsaan Dua
- Jalan Hybrida, Kelurahan Pegangsaan Dua
- Jalan Pegangsaan Dua, Depan RJTM, Kelurahan Pegangsaan Dua
- Jalan Arteri, Kelurahan Pegangsaan Dua
- Jalan Agung Karya VI, Kelurahan Sungai Bambu
- Jalan Jampea RW 007, Depan Maqom Mbah Priok, Kelurahan Koja
- Jalan Deli RW 007, Kelurahan Koja
- Lorong 22 RW 007, Kelurahan Koja
- Jalan Mawar RW 002, Kelurahan Koja
- Jalan Cipeucang V RW 013, Kelurahan Koja
- Lorong Z RW 001, Kelurahan Koja
- Jalan Muara Baru, Pluit Sea View, Kelurahan Penjaringan
- Jalan Yos Sudarso Depan Altira, Kelurahan Sunter Jaya
- Jalan Sunter Indah Raya, Kelurahan Sunter Jaya
- Jalan Raya Jagakarsa, Titik Kenal Depan Lahan Kementerian Pertanian, Kelurahan Jagakarsa
- Jalan Balai Rakyat, Kelurahan Jagakarsa
- Jalan Kelapa Hijau, Kelurahan Jagakarsa
BPBD terus memantau perkembangan situasi dan berupaya meminimalkan dampak banjir bagi warga Jakarta.





