SURABAYA – Di tengah kesibukan warga Tionghoa berburu lampion, hiasan merah, hingga busana baru, sebuah fenomena menarik terekam di kawasan Jalan Mayjen Sungkono. Meja makan untuk malam perayaan Imlek mendadak menjadi barang langka.
Dua pekan sebelum kalender menunjukkan tanggal 17 Februari 2026, The Café di Java Paragon Hotel & Residences sudah mengibarkan bendera fully booked. Fenomena ini bukan semata soal kuliner, melainkan cerminan kerinduan masyarakat akan tradisi berkumpul bersama keluarga yang kembali menguat.
General Manager Java Paragon Hotel & Residences, Erly Rizka, menilai ada pergeseran menarik dalam tren perayaan Imlek tahun ini. Menurutnya, masyarakat Surabaya kini tidak lagi hanya mencari sajian lezat, tetapi juga mengutamakan pengalaman bersantap yang intim dan eksklusif.
“Imlek selalu menjadi momen yang sangat personal dan penuh makna bagi banyak keluarga. Tahun ini kami melihat peningkatan signifikan minat tamu yang ingin merayakan Imlek melalui pengalaman makan bersama yang lebih eksklusif dan berkualitas. Fully booked-nya Lunar Reunion Dinner di The Café jauh sebelum hari H menjadi bukti bahwa pasar saat ini sangat menghargai experience, bukan sekadar produk,” ujar Erly, (31/01/26) Sabtu.
Melihat antusiasme yang tinggi tersebut, manajemen hotel pun bergerak cepat. Tak ingin banyak keluarga kehilangan momen kebersamaan, Java Paragon membuka opsi tambahan dengan menghadirkan The Avenue Lounge Bar sebagai venue alternatif untuk makan malam Imlek pada 16 Februari 2026.
“Kami tidak ingin mengecewakan tamu yang belum mendapatkan tempat. Karena itu, The Avenue kami hadirkan sebagai alternatif yang tetap menghadirkan nuansa Imlek yang hangat, elegan, dan berkesan,” tambahnya.
Di balik kesuksesan reservasi yang ludes, terdapat sentuhan tangan dingin Executive Chef Randy Unggul yang meracik setiap hidangan dengan filosofi dan makna mendalam. Menu yang disajikan bukan sekadar makanan, melainkan simbol doa dan harapan untuk tahun yang akan datang.
Salah satunya adalah Prosperity Whole Barramundi, sajian ikan utuh yang melambangkan kelimpahan serta keberuntungan yang berkesinambungan. Tak ketinggalan, deretan Chinese BBQ legendaris seperti Roast Duck Peking Style dan Crispy Skin Chicken Cantonese Style yang selalu menjadi primadona saat perayaan Imlek.
“Kami menghadirkan hidangan-hidangan khas Imlek yang sarat makna, mulai dari Prosperity Whole Barramundi sebagai simbol kelimpahan dan keberuntungan, hingga pilihan Chinese BBQ seperti Roast Duck Peking Style dan Crispy Skin Chicken Cantonese Style yang selalu menjadi favorit keluarga,” ujar Randy.
Bagi masyarakat yang hampir kehabisan tempat di The Café, The Avenue Lounge Bar menawarkan suasana berbeda yang lebih elegan dan hangat. Paket makan malam ditawarkan dengan harga IDR 328.000 nett per pax, dilengkapi promo menarik Buy 2 Get 3 yang membuat reuni keluarga terasa lebih hemat.
Tak berhenti di sana, kemeriahan Imlek di Java Paragon Hotel & Residences berlanjut pada hari H, 17 Februari 2026, melalui sesi makan siang yang akan dimeriahkan dengan atraksi Barongsai serta berbagai doorprize menarik.
Di Surabaya, Imlek 2026 bukan sekadar perayaan tanggal merah. Lebih dari itu, ia menjadi momentum untuk kembali merajut silaturahmi melalui meja makan. Dan di Java Paragon Hotel & Residences, hangatnya kebersamaan itu tampaknya telah menemukan rumahnya.
Untuk informasi dan reservasi, tamu dapat menghubungi 0859 6277 9888 atau melalui Instagram @javaparagonhotel.






