Daerah  

Hikmahbudhi Bangka Dan Kominfo Gelar Seminar Literasi Digital Untuk Gen Z

lpinang (INDONESIAKINI) Di zaman modern seperti sekarang ini, literasi digital merupakan keterampilan yang sangat penting terutama bagi gen Z.

Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital, yaitu kemampuan untuk memahami, mengevaluasi dan memanfaatkan informasi digital secara tepat.

Oleh sebab itu, Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi) Bangka menyelenggarakan seminar literasi digital.

Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Mas’ud Hasan Qolay, Kanwil Kementrian Agama Provinsi Bangka Belitung, Komplek Perkantoran Gubernur, Air Itam, Pangkal Pinang, pada hari Sabtu (12/10/2024).

Seminar literasi digital yang mengambil tema “Membangun Gen Z Yang Melek Literasi Digital Menuju Indonesia Emas 2045” Di ikuti 100 mahasiswa dari berbagai kampus dan organisasi mahasiswa di Babel.

Hadir sebagai pembicara adalah Candra Aditya Nugraha, S.Sos, M.IKomp. yang juga merupakan Ketua Umum Presidium Pusat Hikmahbudhi. Selain itu juga hadir sebagai pembicara utama yaitu Dwi Krisdianto, dari bagian pengolahan informasi dan komunikasi publik, Diskominfo Provinsi Bangka Belitung.

Chandra Aditya Nugraha mengatakan bahwa ada 4 pilar yang perlu diperhatikan dalam literasi digital, yaitu : cakap digital, aman digital, budaya digital dan etika digital.

Masih menurut Chandra Aditya Nugraha, pembicara yang mewakili Hikmahbudhi ini, bahwa gen Z sekarang harus pintar literasi digital. Literasi digital dalam masyarakat Indonesia masih dalam level sedang. Selain itu juga Indonesia memiliki subindeks keahlian dengan skor paling rendah.

Didepan seratusan peserta yang sebagian besar adalah mahasiswa ini, pembicara lain yaitu Dwi Krisdianto dari Kominfo Babel memberikan tips cerdas sebelum membagikan informasi. Yaitu verifikasi informasi, cek fakta, serta urgensi dan manfaatnya.

Terakhir Dwi Krisdianto mengambil kesimpulan bahwa literasi digital adalah sebuah konsep dan praktik, yang bukan sekedar menitik beratkan pada kecakapan untuk mengetahui, menguasai teknologi dari penggunaan media digital. Tapi sebuah proses pemanfaatan penggunaan akses digital untuk menunjang produktivitas tanpa melanggar aturan dan batas.

Seminar ini berlangsung menarik dan membuat peserta yang sebagian besar merupakan mahasiswa menjadi tambah ilmu. Kedua pembicara bisa menyampaikan materi dengan baik dan tidak membosankan bagi peserta.

Dilokasi seminar terlihat yang hadir dari SMA Yosef, organisasi mahasiswa dan ukm dari Universitas Bangka Belitung, Atma Luhur dan Hikmahbudhi Bangka (Himpunan Mahasiswa Buddhis) juga tampak hadir mengikuti seminar ini.

Penulis: Edo meirdiannoEditor: Edo meirdianno