Upacara di Tengah Bongkar Muat: Wajah Lain HUT ke-80 RI di TPS

SURABAYA – Suara sirine membelah udara di Dermaga Internasional PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), tepat pukul 10.00 WIB, 17 Agustus 2025. Bukan hanya dari container crane (CC), rubber tyred gantry (RTG), atau kapal-kapal yang berlabuh, tetapi juga dari tiga kapal asing—MV. KMTC Incheon, MV. Monica, dan MV. Xin Yan Tai—yang ikut membunyikan sirinenya. Sejenak, dermaga yang biasanya dipenuhi ritme bongkar muat berubah menjadi ruang perayaan kebangsaan.

Begitulah puncak peringatan HUT ke-80 RI di TPS, anak perusahaan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP). Upacara bendera berlangsung di sela shift briefing, diikuti para pekerja yang tetap berjaga di tengah kesibukan terminal. Bagi TPS, kemerdekaan dirayakan bukan dengan jeda, melainkan dengan kebersamaan di tempat kerja yang menjadi nadi perdagangan.

Merdeka dengan Cara TPS

Sejak awal Agustus, TPS menyiapkan serangkaian acara bertajuk “Satu Dermaga, Satu Jiwa Merdeka.” Pertandingan mini soccer dibuka pada 3 Agustus, disusul perlombaan khas 17-an seperti tarik ulur, karung glundung, hingga gebyur banyu yang membuat area terminal penuh sorak-sorai.

Sebagai penutup, digelar pentas seni bertema “Ekspresikan Merdekamu” yang menghadirkan drama musikal, tarian Nusantara, hingga seni yang merefleksikan semangat mengisi kemerdekaan.

“Melalui peringatan HUT ke-80 RI ini, kami ingin menumbuhkan rasa kebanggaan, kebersamaan, serta semangat positif bagi seluruh insan TPS,” ujar Erika Asih Palupi, Sekretaris Perusahaan TPS.

Merdeka dan Hijau

Perayaan HUT RI di TPS juga menghadirkan pesan lingkungan. Pada 15 Agustus 2025, direksi bersama 50 pekerja menanam puluhan pohon di area terminal. Program bertema “High Plantation, Zero Emission” ini menjadi bagian dari gerakan penghijauan SPTP Group.

Jenis pohon dipilih dengan cermat: penyerap polutan, ramah infrastruktur, dan sebagian berbuah agar memberi manfaat sosial. “Melalui program penghijauan ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata dalam pengurangan emisi karbon dan meningkatkan kualitas udara di kawasan sekitar terminal,” tambah Erika.

Sejak 2023, TPS telah menanam lebih dari 2.000 bibit pohon di area terminal maupun sekitarnya. Langkah kecil yang menjadi bagian penting dalam agenda keberlanjutan, sejalan dengan prinsip ESG (environmental, social, governance) yang diusung perusahaan.

Semangat di Dermaga

Bagi TPS, merayakan HUT ke-80 RI adalah soal memperkuat identitas. Ada semangat kolektif yang tumbuh: bekerja di pelabuhan bukan sekadar menggerakkan logistik nasional, tetapi juga menumbuhkan solidaritas, menanam harapan, dan menjaga lingkungan.

Ketika sirine dari kapal asing pun ikut meraung, perayaan di dermaga itu menjadi penanda bahwa kemerdekaan, dalam bentuk paling universalnya, adalah tentang kebersamaan.