5,3 Juta Kendaraan Melintasi Tol Astra Infra Saat Lebaran 2026



Selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026, operator jalan tol PT Astra International Tbk (ASII), yaitu Astra Infra mencatat sekitar 5,3 juta kendaraan melintasi ruas tol yang dikelolanya. Angka ini berlangsung dari tanggal 13 Maret hingga 29 Maret 2026 atau sepanjang H-8 sampai dengan H+7 Lebaran 2026.

Manajemen Astra Infra mengungkapkan bahwa angka tersebut meningkat sekitar 2,4% dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun lalu. Berdasarkan rincian, sebanyak 2,5 juta kendaraan melewati ruas tol Tangerang–Merak. Sementara itu, sekitar 1,8 juta kendaraan terpantau melintasi ruas tol Cikopo-Palimanan, serta sebanyak 998.000 kendaraan melintasi ruas tol Jombang-Mojokerto.

Group Chief Executive Officer (CEO) Astra Infra, Firman Yosafat Siregar menyatakan bahwa selama periode Lebaran ini, pihaknya telah melakukan beberapa strategi untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain adalah memastikan kesiapan layanan sarana dan prasarana seperti kondisi infrastruktur jalan, rest area, penyiagaan petugas tambahan, serta imbauan keselamatan melalui berbagai media komunikasi.

“Kami berharap seluruh upaya yang kami lakukan selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat meninggalkan kesan positif bagi seluruh pemudik yang melintasi ruas tol Astra Infra,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (31/3/2026).

Kolaborasi bersama stakeholders menjadi faktor kunci keberhasilan layanan angkutan Lebaran 2026 yang berjalan dengan aman dan tertib. Stakeholders yang terlibat antara lain Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Korlantas Polri, serta berbagai pihak lainnya.

Salah satu bentuk kolaborasi yang dilakukan adalah koordinasi intensif bersama Korlantas Polri dalam penerapan rekayasa lalu lintas seperti contra flow dan one way guna mengurangi kepadatan lalu lintas.

Selain itu, kolaborasi bersama Kementerian Perhubungan juga terus dilakukan melalui pemantauan situasi lalu lintas secara langsung di Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 yang dilaksanakan sejak 13 Maret 2026.

Beberapa inisiatif lain yang dilakukan oleh Astra Infra antara lain:

  • Peningkatan pengawasan terhadap kondisi jalan dan fasilitas umum seperti rest area serta toilet agar tetap bersih dan nyaman bagi para pemudik.
  • Penambahan jumlah petugas di titik-titik strategis untuk membantu pengaturan lalu lintas dan memberikan informasi kepada pengguna jalan.
  • Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan update terkini tentang kondisi lalu lintas dan potensi kemacetan.

Dengan kerja sama yang kuat antara pihak swasta dan pemerintah, Astra Infra berhasil menjadikan arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan lancar dan aman. Hal ini tentu saja memberikan dampak positif terhadap kepercayaan masyarakat terhadap jalan tol sebagai alternatif utama dalam perjalanan mudik.

Pengalaman yang didapat selama periode Lebaran 2026 akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan di masa mendatang. Dengan terus berinovasi dan berkolaborasi, Astra Infra berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *