Gubernur Jabar Langsung Beri Bantuan Alat untuk Perbaikan Lingkungan Sekolah
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menunjukkan komitmennya dalam memperbaiki fasilitas pendidikan di wilayahnya. Dalam kunjungan inspeksi mendadak (sidak) ke SMKN 2 Subang, ia langsung mengambil tindakan nyata untuk meningkatkan kondisi lingkungan sekolah yang luas.
Pada Kamis (2/4/2026), KDM melakukan sidak ke SMKN 2 Subang dan mengunggah hasil kunjungannya melalui akun media sosialnya. Selama kunjungan tersebut, ia menemukan bahwa lingkungan sekolah seluas 14 hektare tidak terawat di beberapa titik. Hal ini membuatnya merasa perlu segera mengambil langkah untuk memperbaikinya.
Dalam dialog dengan petugas lapangan, KDM bertanya tentang ketersediaan alat kebersihan. Ia menyadari bahwa jumlah mesin potong rumput yang tersedia sangat minim, sehingga tidak cukup untuk menjaga kebersihan lahan yang luas. Akibatnya, rumput liar mulai tumbuh tanpa terkendali, menciptakan kesan kumuh.
Melihat kondisi tersebut, KDM langsung memberikan instruksi untuk pengiriman bantuan berupa 10 unit mesin potong rumput berkualitas tinggi. Ia menegaskan bahwa mesin-mesin ini harus diberikan dengan merek yang baik agar mampu menangani lahan sebesar 14 hektare.
“Ada mesin potong rumput kan? Ada berapa yang bagus? Yang berfungsi berapa? Kalau standar layaknya dengan luasan 14 hektare itu butuh berapa? Besok saya kirim 10, merek yang bagus ya,” tegas KDM di lokasi.
Ia menilai bahwa sekolah berbasis taruna seperti SMKN 2 Subang seharusnya memiliki standar kebersihan yang tinggi. KDM tidak ingin luas lahan menjadi alasan bagi pihak sekolah untuk membiarkan lingkungan menjadi tidak terawat.
Selain mesin potong rumput, KDM juga memerintahkan pengiriman 15 tempat sampah ukuran besar untuk disebar di titik-titik strategis sekolah. Ia menekankan bahwa bantuan alat ini harus disertai dengan perubahan perilaku dari seluruh warga sekolah, baik guru maupun siswa.
“Bapak butuh berapa tempat sampah? Saya tanya butuh berapa? Kirim 15 tempat sampah ukuran besar ke SMK 2 ya. Saya enggak mau, apalagi sekolah taruna, tapi lingkungannya berantakan,” tambahnya.
KDM menekankan pentingnya adab dan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Ia percaya bahwa para taruna harus diajarkan nilai-nilai peradaban yang baik.
“Tarunanya digerakin gurunya, diajarin peradaban yang baik,” pungkas KDM sebelum mengakhiri kunjungannya.
Tindakan Nyata untuk Meningkatkan Kualitas Lingkungan Sekolah
Tindakan KDM menunjukkan bahwa ia tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas lingkungan sekolah. Dengan bantuan alat yang memadai, diharapkan dapat membantu pihak sekolah dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan belajar.
Beberapa hal yang dilakukan oleh KDM dalam kunjungan tersebut antara lain:
Pengiriman 10 unit mesin potong rumput berkualitas tinggi
Mesin-mesin ini akan digunakan untuk merapikan rumput di lahan sekolah yang luas. KDM menegaskan bahwa alat-alat yang diberikan harus bermerek bagus agar bisa bekerja secara efektif.Pengiriman 15 tempat sampah ukuran besar
Tempat sampah ini akan ditempatkan di titik-titik strategis sekolah. Tujuannya adalah untuk memudahkan warga sekolah dalam membuang sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.Penguatan adab dan kesadaran bersama
KDM menekankan bahwa bantuan alat saja tidak cukup. Pihak sekolah harus sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan memiliki adab yang baik.
Gambar ilustrasi dari kegiatan Gubernur Jabar saat melakukan sidak di SMKN 2 Subang.
Ilustrasi mesin potong rumput yang akan dikirim sebagai bantuan ke sekolah.





