jabar.
, BEKASI – PT. Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat sebanyak 1.505.505 kendaraan melintas di Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) selama periode libur Idulfitri 1447 Hijriah bertepatan tahun 2026, baik arus mudik maupun arus balik.
Total volume kendaraan yang melintas selama periode tersebut mencapai 1.505.505 kendaraan, meningkat 44,87 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 1.039.230 kendaraan. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT. JJC Hendri Taufik.
Dia menjelaskan bahwa berdasarkan arah perjalanan, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta tercatat sebanyak 767.906 kendaraan atau naik 48,07 persen dari lalu lintas normal sebanyak 518.607 kendaraan.
Sementara itu, volume kendaraan yang mengarah menuju Jakarta tercatat mencapai 737.599 kendaraan, meningkat 41,68 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal sebanyak 520.623 kendaraan.
Pihaknya terus memastikan pelayanan operasional tetap berjalan optimal selama periode Idulfitri tahun ini. Berbagai upaya pengamanan dan rekayasa lalu lintas juga telah dilakukan guna menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
Hendri turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengguna jalan yang telah menggunakan Ruas Jalan Layang MBZ selama periode libur Idulfitri 144 Hijriah. Ia mengapresiasi kerja sama, kesabaran serta kepatuhan pengguna jalan dalam menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan sehingga arus lalu lintas selama periode mudik dan arus balik dapat berjalan dengan baik.
Dirinya mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima serta menjaga kecukupan daya listrik maupun bahan bakar minyak (BBM).
Pengguna jalan turut diminta mengantisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya kondisi hujan yang dapat mempengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan sehingga perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan.
Strategi Pengelolaan Lalu Lintas Selama Libur Lebaran
Selama masa libur Lebaran, PT. JJC melakukan beberapa strategi untuk memastikan kelancaran lalu lintas:
- Pengawasan Rutin: Tim pengelola jalan layang melakukan pengawasan rutin untuk memantau kondisi jalan dan menangani kejadian darurat jika terjadi.
- Rekayasa Lalu Lintas: Pihaknya menerapkan rekayasa lalu lintas seperti pengalihan arus lalu lintas dan penambahan rambu lalu lintas untuk menghindari kemacetan.
- Peningkatan Keamanan: Dengan adanya peningkatan jumlah kendaraan, pihaknya juga meningkatkan keamanan dengan menambahkan petugas lalu lintas dan alat pemantau.
Kesiapan Pengguna Jalan
Pengguna jalan diimbau untuk:
- Memeriksa Kondisi Kendaraan: Pastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum melakukan perjalanan.
- Menjaga Keselamatan Berkendara: Gunakan sabuk pengaman, jaga jarak aman antar kendaraan, dan hindari kelelahan saat berkendara.
- Mempersiapkan Perlengkapan Darurat: Bawa perlengkapan darurat seperti senter, makanan ringan, dan air minum untuk menghadapi situasi tak terduga.
Peran Masyarakat dalam Menjaga Kelancaran Lalu Lintas
Peran masyarakat sangat penting dalam menjaga kelancaran lalu lintas selama libur Lebaran. Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat antara lain:
- Patuhi Aturan Lalu Lintas: Ikuti aturan yang berlaku agar tidak menyebabkan kemacetan.
- Bekerja Sama dengan Petugas: Koordinasi dengan petugas lalu lintas untuk mendapatkan informasi terkini tentang kondisi jalan.
- Membantu Sesama Pengguna Jalan: Bantu sesama pengguna jalan yang membutuhkan bantuan, terutama bagi pengemudi yang mengalami kendala.
Dengan kerja sama antara pihak pengelola jalan layang dan masyarakat, diharapkan perjalanan selama libur Lebaran dapat berjalan lancar dan aman.





