Kebijakan Pengalihan Dana JKN di Balikpapan
Kebijakan pengalihan dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ke daerah mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah. Di Kota Balikpapan, Pemkot memastikan bahwa komitmen terhadap program layanan kesehatan tetap menjadi prioritas utama, khususnya melalui BPJS Kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, menjelaskan bahwa program jaminan kesehatan, termasuk layanan kesehatan gratis, telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ia menegaskan bahwa BPJS Kesehatan menjadi prioritas yang ditetapkan oleh Wali Kota.
“Program kesehatan gratis dan pendidikan gratis sudah masuk dalam RPJMD, jadi Insya Allah tidak ada masalah pembiayaan karena sudah kita alokasikan,” ujarnya.
Saat ini, jumlah kepesertaan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang ditanggung pemerintah daerah mencapai sekitar 206 ribu jiwa. Selain itu, terdapat sekitar 73 ribu peserta dalam skema program Gratispoll. Namun untuk Balikpapan, jumlah peserta Gratis Poll masih relatif kecil, yakni sekitar 6.000 orang.
“Dari sisi anggaran Balikpapan baru sekitar 6.000. Jadi dari sisi anggaran kita masih aman,” jelasnya.
Pemkot Balikpapan sendiri telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 miliar dalam APBD untuk membiayai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) daerah selama satu tahun. Anggaran tersebut dinilai cukup untuk menjamin keberlangsungan program jaminan kesehatan.
Alwiati juga menyebutkan, proyeksi jumlah peserta Gratis Poll di Balikpapan seharusnya bisa mencapai sekitar 15 ribu orang per tahun dalam lima tahun ke depan. Namun hingga kini angka tersebut belum tercapai, sehingga beban anggaran masih terkendali.
Pengelolaan Kepesertaan Berbasis Keluarga
Di sisi lain, Pemkot Balikpapan menegaskan pentingnya pengelolaan kepesertaan berbasis keluarga. Dalam satu Kartu Keluarga (KK), seluruh anggota diwajibkan berada dalam satu skema pembiayaan yang sama, baik melalui PBI, Gratis Poll, maupun mandiri.
“Kita punya komitmen, satu keluarga harus dalam satu skema pembiayaan. Tidak boleh bapaknya Gratis Poll, anaknya PBI atau mandiri. Harus sama supaya tidak menyulitkan jika ada kendala,” tegasnya.
Menurutnya, kebijakan ini bertujuan untuk mempermudah administrasi serta memastikan seluruh anggota keluarga mendapatkan perlindungan kesehatan yang merata.
Persiapan Menghadapi Kebijakan Pengalihan Dana JKN
Terkait kebijakan pengalihan dana JKN, Pemkot Balikpapan berharap pemerintah pusat dapat memberikan waktu penyesuaian bagi daerah, mengingat perencanaan anggaran telah ditetapkan sebelumnya.
Meski demikian, dengan dukungan anggaran yang tersedia dan pengelolaan yang terencana, Pemkot Balikpapan optimistis program jaminan kesehatan tetap berjalan optimal tanpa mengganggu stabilitas keuangan daerah.






