Kondisi Jalan di Dusun Songgorunggi Mengkhawatirkan
Jalan di Dusun Songgorunggi, Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar mengalami kerusakan parah dengan lubang yang cukup dalam. Masalah ini sudah terjadi berulang kali dan memicu kekhawatiran dari warga setempat.
Lubang Besar yang Memicu Kecelakaan
Lubang-lubang besar menganga di sepanjang jalan, bahkan mencapai kedalaman sekitar 40 sentimeter. Kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan, terutama bagi pengendara sepeda motor dan mobil. Beberapa kecelakaan tunggal telah terjadi akibat kondisi jalan yang tidak stabil.
Kepala Dusun Songgorunggi, Ismail Saleh, menjelaskan bahwa jalan tersebut pernah diperbaiki dengan metode serupa pada akhir 2025, namun kembali rusak dalam waktu singkat. “Terakhir Desember 2025, sebelum puasa sudah ada perbaikan namun hanya tambal sulam, kemudian jalan itu rusak lagi dan Karang Taruna Dusun Songgorunggi turun tangan dengan diuruk, hingga akhirnya jalan itu ditambal sulam lagi,” ujar Ismail.
Kerusakan Menyebar Hingga 1,1 Kilometer
Kerusakan jalan terjadi hampir di seluruh ruas jalan sepanjang sekitar 1,1 kilometer, mulai dari gapura utara hingga selatan dusun. Sebagian besar badan jalan dipenuhi lubang, sehingga pengendara harus bergantian melintas. “Jadi motor yang lewat situ harus gantian, dan hanya beberapa sentimeter yang tersisa yang jalan bagus, kiri kanan jalan kondisinya lubang jalan besar,” ungkap dia.
Pengaruh Genangan Air Saat Hujan
Menurut Ismail, kerusakan jalan cepat kembali terjadi karena genangan air saat hujan turun. Perbaikan tambal sulam dinilai tidak cukup efektif untuk mengatasi masalah ini. “Desember 2025 jalan itu pernah diperbaiki namun tambal sulam, namun sering tergenang air saat hujan turun, jadi kondisinya rusak lagi,” kata dia.
Harapan Warga untuk Perbaikan Total
Warga setempat berharap jalan tersebut dapat diperbaiki secara total, bukan hanya sekadar tambal sulam. “Ada 3 orang tapi tidak parah, hanya kepleset dan kaget, kami berharap jalan itu bisa diperbaiki penuh, tidak hanya tambal sulam,” harap Ismail.
Kondisi jalan yang tidak stabil dan kerusakan yang terus berulang menunjukkan bahwa solusi jangka panjang diperlukan untuk mencegah kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Warga berharap pihak berwenang segera merancang perbaikan yang lebih permanen agar dapat menghindari risiko yang lebih besar di masa depan.






