Kunjungan Industri GAC Indonesia di Guangzhou
GAC Indonesia memulai rangkaian kunjungan industri di Guangzhou sebagai bagian dari agenda Beijing Auto Show 2026. Rangkaian kunjungan ini bertujuan untuk mendalami inovasi teknologi dan kapabilitas manufaktur global GAC. Selama kunjungan, rombongan mengunjungi beberapa fasilitas utama GAC, seperti GAC Technology Museum, GAC Trumpchi Factory, dan GAC AION Factory. Setiap fasilitas tersebut merepresentasikan kekuatan GAC dalam berbagai aspek, mulai dari teknologi hingga pengembangan kendaraan listrik.
GAC Technology Museum: Pusat Inovasi Teknologi
Di GAC Technology Museum, rombongan mendapatkan gambaran menyeluruh tentang perkembangan GAC. Salah satu fokus utama adalah kolaborasi joint venture GAC Honda dan GAC Toyota, serta inovasi teknologi unggulan yang telah dikembangkan oleh perusahaan. Salah satu teknologi yang menarik perhatian adalah Magazine Battery Technology, yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan baterai kendaraan listrik melalui kombinasi struktur tahan panas, sistem pendingin canggih, serta pemantauan real-time melalui Battery Management System (BMS).
Pengembangan teknologi ini terus dilanjutkan melalui Magazine Battery Technology 2.0, yang menghadirkan standar keselamatan baru dengan peningkatan stabilitas material, sistem pendinginan berlapis, serta fitur self fire-extinguishing untuk meminimalkan risiko thermal runaway.
Selain itu, GAC juga memperkenalkan ekosistem pintar ADiGO (AI Driving Intelligent System), termasuk ADiGO PILOT yang menghadirkan teknologi autonomous driving seperti robotaxi, serta fitur intelligent parking (AVP & HPA) untuk pengalaman berkendara yang lebih cerdas dan praktis.
GAC Trumpchi Factory: Produksi Kendaraan Berbasis ICE, HEV, dan PHEV
Kunjungan berlanjut ke GAC Trumpchi Factory, yang memproduksi kendaraan berbasis ICE (Internal Combustion Engine), HEV (Hybrid Electric Vehicle), dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dengan dukungan sistem manufaktur terintegrasi. Proses produksi mencakup otomatisasi tinggi di lini stamping, welding berbasis machine vision dan adaptive system, teknologi painting untuk ketahanan optimal, serta assembly line fleksibel yang memungkinkan efisiensi produksi.
GAC juga menampilkan pengembangan powertrain, termasuk teknologi hybrid dengan sistem dual-motor multi-gear yang menjadi salah satu keunggulan elektrifikasi GAC.
GAC AION Factory: Kapabilitas Produksi Kendaraan Listrik
Sementara itu, GAC AION Factory memperlihatkan kapabilitas produksi kendaraan listrik berbasis smart manufacturing sekaligus pengembangan teknologi baterai masa depan. Dalam kunjungan ini, rombongan melihat secara langsung pengembangan teknologi seperti solid-state battery, yang memiliki potensi peningkatan keamanan dan kepadatan energi, serta berbagai inovasi material baterai lainnya.
Pengembangan ini melengkapi pendekatan GAC dalam membangun sistem baterai yang aman dan andal, sejalan dengan inovasi pada Magazine Battery Technology yang telah diperkenalkan sebelumnya.
Strategi Global “In Local, For Local”
Melalui rangkaian kunjungan ini, GAC menunjukkan ekosistem otomotif terintegrasi dari pengembangan teknologi hingga produksi massal, sejalan dengan strategi global “In Local, For Local”. GAC Indonesia menegaskan komitmennya untuk menghadirkan teknologi yang relevan dan siap mendukung perkembangan mobilitas berkelanjutan di Indonesia.
“Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya kami untuk mempercepat pemahaman terhadap teknologi global GAC serta memastikan kesiapan produk yang akan dihadirkan di Indonesia ke depan,” tutup Iqbal Taufiqurrahman, Product Planning and Strategy GAC Indonesia.






