BERITA  

Berkah Iduladha, Pesanan Salon Kambing Mang Jaja Melonjak di Cilacap

Kambing Jadi Tren, Salon Kambing di Cilacap Ramai Pembeli

Di tengah suasana yang semakin hangat menjelang Hari Raya Iduladha, para pelaku usaha kecil di Kabupaten Cilacap mengalami peningkatan permintaan. Salah satunya adalah jasa salon kambing yang dikelola oleh Mang Jaja di Pasar Hewan Karangpucung. Kini, tangan-tangan terampilnya sibuk merapikan tanduk, mencukur bulu, hingga membersihkan kuku kambing agar tampil lebih menarik di mata calon pembeli.

Mang Jaja, pria asal Desa Cijati, Kecamatan Majenang, mengatakan bahwa jumlah kambing yang ia tangani meningkat drastis dibanding hari biasa. “Kalau hari-hari biasa paling 15 sampai 20 ekor kambing, sekarang bisa sampai 30 ekor lebih,” ujarnya.

Bagi para pedagang ternak, penampilan kambing menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi minat pembeli saat memilih hewan kurban di pasar. Di tangan Mang Jaja, kambing yang sebelumnya tampak kusam dan berbulu acak disulap menjadi lebih bersih, gagah, dan rapi sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Biar ada yang minat beli sama lakunya lebih mahal,” katanya.

Perawatan yang Paling Diminati

Perawatan yang paling banyak diminati pelanggan yakni merapikan tanduk kambing agar terlihat simetris dan lebih menarik saat dipajang di lapak penjualan hewan kurban. “Paling banyak merapikan tanduk kambing, supaya lebih rapi dan lebih gagah katanya, pengaruh juga sama harga jualnya,” ungkapnya.

Selain tanduk, Mang Jaja juga melayani pencukuran bulu serta pemotongan kuku kambing yang sudah panjang dan tidak rapi agar hewan tampak lebih bersih. “Kuku yang ada rambutnya, sedikit yang jembrong-jembrong kita potongin, rapihin,” tutur Jaja.

Tarif perawatan yang diberikan oleh Mang Jaja mulai dari Rp15 ribu hingga Rp25 ribu per ekor, tergantung tingkat kesulitan pengerjaan dan kondisi kambing. “Tergantung kesulitan ya, kalau yang agak rumit Rp20.000 sampai Rp25.000 per ekornya,” jelasnya.

Layanan Khusus untuk Pelanggan

Tidak hanya membuka jasa di pasar hewan, Mang Jaja juga menerima panggilan langsung ke kandang milik pelanggan apabila jumlah kambing yang akan dirawat cukup banyak. “Kalau jumlahnya banyak, saya yang datang ke sana, karena repot juga kalau harus bawa banyak kambing ke pasar,” ujarnya.

Ramainya permintaan jasa salon kambing menjelang Iduladha ini menjadi sumber penghasilan tambahan yang cukup berarti bagi Mang Jaja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Seorang pedagang ternak bernama Khadirun mengaku rutin menggunakan jasa salon kambing sebelum hewan miliknya dijual kepada pembeli.

Menurut Khadirun, kambing yang sudah dirawat biasanya lebih cepat laku dan memiliki harga jual lebih tinggi dibanding kambing yang belum dirapikan. “Kalau dijual, bisa naik Rp100.000 sampai Rp200.000,” kata Khadirun.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *