Pengusaha Fitri Salhuteru menyampaikan kritik terhadap anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, setelah ia membantu kasus Nikita Mirzani. Fitri menilai tindakan yang dilakukan oleh Rieke tidak adil dan tidak sejalan dengan tanggung jawab seorang wakil rakyat.
Sebelumnya, Rieke Diah Pitaloka mendampingi pihak Nikita Mirzani dalam mengadukan dugaan pelanggaran etik dalam proses peradilan ke Komisi Yudisial. Dalam unggahannya, Rieke menjelaskan beberapa hal yang dianggap janggal dalam putusan Nikita. Ia menyatakan bahwa mereka telah menyampaikan pengaduan resmi ke Komisi Yudisial RI dengan nomor: 0528/V/2026/P.

Salah satu poin yang disampaikan oleh Rieke adalah adanya perubahan fundamental putusan dari Pengadilan Negeri ke Pengadilan Tinggi tanpa ada fakta baru yang signifikan. Hal ini memunculkan pertanyaan tentang konsistensi pertimbangan hukum dan proses pemeriksaan ulang perkara.

Selain itu, Rieke juga menyoroti putusan kasasi Mahkamah Agung yang keluar dalam waktu kurang lebih 24 jam. Kecepatan ekstrem ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai pendalaman pemeriksaan berkas perkara dan pemenuhan prinsip fair trial.
“Ketiga, hingga saat ini pihak kuasa hukum maupun keluarga belum menerima salinan resmi putusan Mahkamah Agung. Transparansi distribusi putusan menjadi penting demi kepastian hukum dan akuntabilitas proses peradilan,” ujarnya.
Mengetahui Rieke Diah Pitaloka turut membantu kasus Nikita Mirzani, mantan sahabat artis tersebut langsung memberikan komentar. Fitri Salhuteru menyindir Rieke Diah Pitaloka setelah ia ikut membantu Nikita Mirzani melaporkan ke Komisi Yudisial.
Fitri menyampaikan pernyataannya melalui akun media sosialnya. Di unggahan tersebut, ia menekankan bahwa seorang wakil rakyat seharusnya bisa bersikap adil dalam melihat sebuah perkara hukum.
“Izin Mbak Oneng (nama peran Rieke di sitkom Bajai Bajuri), lain kali temen-temen kalau milih wakil rakyat itu jangan wakil rakyat yang tidak membela rakyat,” ujar Fitri, dikutip dari Tribunnews pada (16/05/2026).
“Yang nggak ngerti mana yang bener, mana yang salah,” tambahnya.
Menurut Fitri, jika Rieke Diah Pitaloka mendampingi kasus Nikita Mirzani, maka ia juga harus bisa melihat orang-orang lain yang terlibat dalam kasus itu namun tidak terseret kasus hukum.
“Kalau sebetulnya Mbak Rieke ini mau bersuara, suarakan itu ada orang-orang yang terlibat selain NM, ada dua orang lagi yang nggak terseret,” pintanya.
“Itu yang menurutku harus disuarakan, karena menurutku nggak fair kalau NM hanya dibui sendirian sementara yang menyuruh dan menginspirasi masih berkeliaran,” kata Fitri Salhuteru menyindir Rieke Diah Pitaloka usai ikut bantu Nikita Mirzani.
Sayangnya, Fitri tidak mengungkap nama-nama yang dimaksud.
Kasus Nikita Mirzani
Seperti diketahui, artis Nikita Mirzani kini tengah terjerat kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap dokter Reza Gladys. Nikita menjalani hukuman bersama asistennya, Mail Syahputra.
Dalam kasus itu, Nikita awalnya hanya divonis 4 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun, hukuman Nikita justru diperberat menjadi 6 tahun di tingkat banding oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.
Nikita tidak menyerah dan mengajukan kasasi dengan harapan mendapat vonis bebas. Namun, kasasi itu ditolak, sehingga Nikita harus tetap menjalani hukuman 6 tahun penjara.
Baru-baru ini, Nikita Mirzani mengadukan dugaan pelanggaran etik dalam proses peradilan ke Komisi Yudisial. Bahkan, Nikita tampak didampingi oleh anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka.






