Rupiah Terus Melemah terhadap Dolar AS
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga akhir perdagangan pada Jumat (22/5/2026) sore, masih mengalami tekanan yang signifikan. Pada hari ini, rupiah tidak mampu keluar dari tren negatif yang telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.
Di pasar spot, pagi hari pada Jumat (22/5/2026), rupiah sempat dibuka di posisi Rp17.676 per dolar AS. Namun, jika dibandingkan dengan posisi sehari sebelumnya, Kamis (21/5/2026), yang berada di Rp17.667 per dolar AS, rupiah tercatat melemah tipis sebesar 0,05 persen. Pada sore hari, nilai tukar rupiah justru kembali tertekan dan menembus rekor sejarah baru menjadi Rp17.717 per dolar AS. Dengan demikian, rupiah melemah sekitar 0,28 persen dibandingkan posisi Kamis (21/5/2026).
Pergerakan Mata Uang Asia terhadap Dolar AS
Pada akhir perdagangan, nilai tukar mata uang Asia masih didominasi oleh pergerakan melemah terhadap dolar AS. Beberapa mata uang utama di kawasan ini mengalami pelemahan yang cukup signifikan.
Won Korea Selatan menjadi salah satu mata uang yang paling terpuruk, dengan pelemahan sebesar 0,53 persen. Sementara itu, peso Filipina juga mengalami pelemahan, yakni sekitar 0,17 persen. Diikuti oleh baht Thailand yang turun 0,14 persen dan dolar Singapura melemah 0,13 persen. Ringgit Malaysia dan yen Jepang sama-sama melemah sebesar 0,09 persen. Dolar Hongkong juga mengalami pelemahan tipis sebesar 0,02 persen terhadap dolar AS.
Namun, tidak semua mata uang Asia mengalami pelemahan. Sebaliknya, rupee India menjadi mata uang yang menguat paling besar terhadap dolar AS sore hari, dengan kenaikan sebesar 0,33 persen. Selain itu, dolar Taiwan ditutup naik 0,16 persen dan yuan China menguat 0,11 persen pada sore hari terhadap greenback.
Rincian Pergerakan Mata Uang Terhadap Dolar AS
Berikut rincian pergerakan mata uang terhadap dolar AS pada Jumat (22/5/2026) sore:
- Won Korea Selatan: Melemah 0,53 persen
- Rupiah Indonesia: Melemah 0,28 persen
- Peso Filipina: Melemah 0,17 persen
- Baht Thailand: Melemah 0,14 persen
- Dolar Singapura: Melemah 0,13 persen
- Ringgit Malaysia: Melemah 0,09 persen
- Yen Jepang: Melemah 0,09 persen
- Dolar Hongkong: Melemah 0,02 persen
Sementara itu, sejumlah mata uang lain justru mengalami penguatan terhadap greenback, antara lain:
- Rupee India: Menguat 0,33 persen
- Dolar Taiwan: Menguat 0,16 persen
- Yuan China: Menguat 0,11 persen






