Niat Kurban Khusus untuk Sahabat Qurban dalam Bahasa Latin dan Arab

Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah dan Tata Cara Berkurban

Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah akan segera tiba dalam beberapa hari ke depan, yaitu pada bulan Mei 2026. Bagi umat Muslim yang mampu, disarankan untuk melaksanakan ibadah berkurban atau menyembelih hewan ternak sesuai dengan syariat Islam yang telah ditentukan.

Dalam proses penyembelihan hewan kurban, dianjurkan untuk membaca niat dan doa agar lebih khusyuk dan sesuai dengan ajaran agama. Berikut ini adalah rangkuman mengenai niat dan doa yang bisa diucapkan saat berkurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026.

Niat Saat Ingin Berkurban

Secara umum, sah saja jika membaca doa singkat berikut:

Arab-Latin: Bismillahi wallahu akbar

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah dan Allah Maha Besar.”

Namun, niat tersebut juga bisa dikhususkan bagi mereka yang ingin meniatkan bagi diri sendiri maupun kepada orang lain.

Niat Kurban untuk Diri Sendiri

Tidak ada aturan baku berupa bacaan yang harus dibaca saat berqurban. Namun, umat Muslim dianjurkan membaca lafal:

“Saya berkurban atas nama diri sendiri karena Allah Ta’ala.”

Niat Kurban atas Nama Orang Lain

Jika kurban dimaksudkan untuk orang lain, bisa membaca lafal:

“Saya berkurban atas nama (sebut namanya bin sebut nama orangtuanya) karena Allah Ta’ala.”

Niat kurban bisa dilafalkan dalam hati saat menyerahkan hewan kurban kepada panitia. Pada saat penyembelihan hewan qurban sebaiknya kamu sebagai yang berkurban menyaksikannya.

Doa Saat Kurban

Ada dua versi doa yang berbeda bagi orang yang berqurban tergantung dirinya menyembelih hewan qurban sendiri atau hanya menyaksikan penyembelihan:

Doa bagi orang yang menyembelih qurban sendiri

Arab-Latin: Bismillahi wallahu akbar, Allahumma haza ‘anni

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, dan Allah Maha Besar. Ya Allah ini (qurban) ku.”

Doa bagi yang hanya menyaksikan penyembelihan

Arab-Latin: Inna shalati wanusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil ‘alamin

Artinya: “Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Tuhan semesta alam.”

Dianjurkan pula banyak bershalawat dalam prosesi penyembelihan qurban dan membaca takbir:

Allahu akbar (3x), walillahil hamd

Disunnahkan pula baik bagi yang menyembelih qurban sendiri atau hanya menyaksikan untuk membaca doa berikut:

Arab-Latin: Allahumm minka wa ilaika, taqabbal minni

Artinya: “Ya Allah, (qurban) ini dari nikmat-MU dan dengan ini aku beribadah kepada-Mu, maka terimalah daripadaku.”

Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban

  1. Posisikan hewan: Robohkan hewan dengan kepala menghadap kiblat, awali dengan membaca bismillah.
  2. Proses penyembelihan: Lakukan pemotongan pada leher hewan dengan satu gerakan.
  3. Penanganan setelah penyembelihan: Gantung kaki belakang hewan, ikat saluran makanan dan dubur.
  4. Pengulitan dan penanganan daging: Lakukan pengulitan secara perlahan, keluarkan isi perut hewan dan pisahkan.
  5. Bungkus daging dalam plastik khusus makanan, dan pastikan kebersihan daging kurban tetap terjaga.

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan oleh yang Berqurban

  • Patungan tidak lebih dari 7 orang. Melakukan patungan lebih dari 7 orang pada hewan qurban unta dan sapi tidak sah sebagai qurban dan akan masuk dalam sedekah biasa.
  • Disunnahkan menyembelihnya sendiri. Kebiasaan masyarakat saat menyembelih hewan qurban adalah mewakilkan daging qurbannya untuk disembelih oleh tokoh agama di daerahnya, padahal hal ini bukan suatu keutamaan.
  • Sebaiknya hewan qurban disembelih oleh orang yang melakukan qurban atau salah satu dari mereka jika qurbannya patungan.
  • Disunnahkan menyedekahkan daging kepada kerabat dan fakir.
  • Daging qurban disunnahkan untuk dibagikan kepada yang membutuhkan dari kerabat dan orang-orang fakir.
  • Sepantasnya tidak memberi qurban karena ada kepentingan tertentu atau maksud lain selain keikhlasan karena Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *