
Kloter Pertama Embarkasi Batam Mulai Pemulangan Jamaah Haji Indonesia
Kloter pertama dari Embarkasi Batam (BTH-1) secara resmi memulai fase pemulangan jamaah haji Indonesia gelombang pertama kembali ke Tanah Air. Sebanyak 445 jamaah haji yang tergabung dalam Kloter BTH-1 diberangkatkan dari tempat pemondokan di Makkah menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pada malam Minggu (31/5) waktu Arab Saudi (WAS). Mereka dijadwalkan lepas landas pada Senin (1/6) pukul 03.00 WAS.
Prosesi pelepasan jamaah haji ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Teguh Dwi Nugroho, yang didampingi oleh Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Ihsan Faisal. Ihsan menyampaikan bahwa para jamaah merasa bangga, senang, sehat-sehat, dan tentu saja kangen dengan Tanah Air, keluarga, serta rumah mereka.
“Alhamdulillah tadi kita perhatikan, kita lihat para jamaah merasa bangga, senang, sehat-sehat, dan tentu semuanya sudah kangen Tanah Air, kangen keluarga, kangen rumah,” ujar Ihsan usai melepas kepulangan jamaah haji di Hotel Safa Almurjan, Makkah, Minggu (31/5).
Ihsan menjelaskan bahwa proses pemulangan gelombang pertama akan dilakukan secara bertahap mulai 1 Juni 2026. Pada fase ini, terdapat 17 kloter dengan total jamaah haji mencapai 6.798 orang yang akan diterbangkan ke Indonesia.
Rencana Pemulangan Jamaah Haji Gelombang Kedua
Sementara itu, berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 2026, jamaah haji yang masuk dalam gelombang kedua baru akan memulai proses pemulangan pada 16 Juni hingga 30 Juni 2026 dari Madinah. Rencananya, mereka akan diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah terlebih dahulu pada 7 Juni 2026.
Di Kota Nabawi tersebut, para jamaah haji gelombang kedua akan menetap selama kurang lebih sembilan hari sebelum akhirnya diterbangkan ke Indonesia. Ihsan mengimbau agar jamaah haji gelombang kedua dapat memaksimalkan sisa waktu mereka di Arab Saudi untuk memperbanyak kegiatan yang bernilai pahala.
“Jamaah gelombang kedua bisa memanfaatkan waktu sebelum kepulangan dengan aktivitas yang bermanfaat dan bernilai ibadah. Jamaah memiliki kesempatan untuk melaksanakan shalat di Masjid Nabawi, ziarah ke Makam Nabi Muhammad SAW dan masuk ke Raudhah, hingga city tour ke beberapa tempat bersejarah,” kata Ihsan.
Aktivitas Ibadah yang Disarankan bagi Jamaah Haji Gelombang Kedua
Beberapa aktivitas yang disarankan bagi jamaah haji gelombang kedua antara lain:
- Melaksanakan shalat di Masjid Nabawi
- Ziarah ke Makam Nabi Muhammad SAW
- Memasuki Raudhah
- Mengikuti city tour ke beberapa tempat bersejarah
Ihsan menekankan pentingnya memanfaatkan waktu sebelum kepulangan dengan aktivitas yang bermanfaat dan bernilai ibadah. Hal ini tidak hanya memberikan pengalaman spiritual yang berharga, tetapi juga membantu jamaah dalam mempersiapkan diri untuk kembali ke Tanah Air.
Persiapan dan Proses Pemulangan yang Terstruktur
Pemulangan jamaah haji gelombang pertama dan kedua dilakukan dengan persiapan yang matang dan terstruktur. Setiap kloter memiliki rencana perjalanan yang telah ditentukan, termasuk jadwal keberangkatan, lokasi pemondokan, dan aktivitas yang akan dilakukan selama masa tinggal di Arab Saudi.
Selain itu, pihak penyelenggara juga memastikan bahwa setiap jamaah mendapatkan perlindungan dan fasilitas yang cukup selama proses pemulangan. Termasuk dalam hal transportasi, akomodasi, dan pelayanan kesehatan.
Dengan demikian, pemulangan jamaah haji tahun ini diharapkan berjalan lancar dan aman, sehingga setiap jamaah dapat pulang ke Tanah Air dengan kondisi fisik dan mental yang baik.






