MAKKAH — Proses pemulangan jemaah haji Indonesia telah dimulai dan sejumlah kelompok terbang (kloter) sudah tiba di Tanah Air. Jemaah haji gelombang pertama diberangkatkan melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah memasuki fase pemulangan jemaah ke Tanah Air. Hingga siang hari waktu Arab Saudi, sebanyak 19 kloter jemaah haji Indonesia gelombang pertama telah diberangkatkan.
Kepala Daerah Kerja Makkah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Ihsan Faisal, mengatakan proses pemulangan perdana dimulai pada Minggu (31/5/2026) malam atau bertepatan dengan 14 Zulhijah 1447 H.
Kloter pertama yang diterbangkan menuju Indonesia berasal dari embarkasi Batam, yakni BTH 1. Setelah itu, keberangkatan dilanjutkan secara bertahap oleh kloter-kloter dari berbagai embarkasi lainnya.
“Alhamdulillah sampai siang ini kami sudah melepas 19 kloter jemaah haji gelombang pertama menuju Tanah Air,” ujar Ihsan, dikutip pada Selasa (2/6/2026).
Menurut dia, keberangkatan kloter perdana mendapat perhatian langsung dari pemerintah Indonesia dan Arab Saudi. Sejumlah pejabat dari Kementerian Haji dan Umrah maupun otoritas haji Arab Saudi hadir untuk memastikan proses pemulangan berjalan sesuai rencana.
Menurutnya, fase pemulangan merupakan bagian penting dari operasional haji yang membutuhkan perhatian dan pengawalan yang sama seperti saat kedatangan maupun fase puncak ibadah.
Meski seluruh rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) telah selesai, PPIH Arab Saudi menegaskan pelayanan terhadap jemaah belum berakhir.
Ihsan mengatakan seluruh petugas diminta tetap memberikan layanan maksimal hingga jemaah terakhir meninggalkan Arab Saudi.
“Kami masih memiliki kewajiban melayani jemaah sampai kloter terakhir pulang ke Indonesia,” katanya.
Oleh karena itu, seluruh unsur layanan, mulai dari akomodasi, transportasi, kesehatan, hingga pendampingan jemaah di bandara, tetap disiagakan selama proses pemulangan berlangsung.
Pemulangan Jemaah Haji Indonesia hingga Akhir Juni
Ihsan menjelaskan bahwa pemulangan jemaah gelombang pertama yang saat ini masih berada di Makkah akan berlangsung melalui Bandara Jeddah hingga 22 Juni 2026.
Setelah fase tersebut selesai, jemaah gelombang kedua akan diberangkatkan terlebih dahulu menuju Madinah untuk menjalani rangkaian ibadah dan ziarah, sebelum kembali ke Indonesia melalui bandara di kota tersebut.
Dengan skema tersebut, proses pemulangan jemaah haji Indonesia akan berlangsung secara bertahap sepanjang Juni 2026.
Berdasarkan jadwal operasional yang telah ditetapkan, pemulangan kloter terakhir dijadwalkan selesai pada 30 Juni 2026.
PPIH Arab Saudi berharap seluruh tahapan kepulangan dapat berjalan tertib dan lancar, sehingga seluruh jemaah dapat kembali ke daerah asal masing-masing dalam kondisi sehat dan selamat.
Rencana Operasional Pemulangan Jemaah Haji
Berikut adalah rencana operasional pemulangan jemaah haji Indonesia:
- Fase Awal: Pemulangan jemaah gelombang pertama dimulai dari Bandara Jeddah, dengan kloter-kloter yang diberangkatkan secara bertahap.
- Proses Bertahap: Setiap kloter diberangkatkan dari berbagai embarkasi di Indonesia, termasuk Batam, Surabaya, dan Medan.
- Waktu Pelaksanaan: Proses pemulangan akan berlangsung hingga akhir bulan Juni 2026.
- Penyediaan Layanan: Seluruh layanan seperti transportasi, kesehatan, dan pendampingan jemaah tetap tersedia selama proses pemulangan berlangsung.
- Kesiapan PPIH: Petugas PPIH Arab Saudi tetap berada di lokasi hingga semua jemaah kembali ke tanah air.
Tantangan dan Persiapan
Selama proses pemulangan, beberapa tantangan yang mungkin muncul antara lain:
- Lalu Lintas Bandara: Diperlukan koordinasi yang baik agar tidak terjadi kemacetan di bandara.
- Kondisi Kesehatan Jemaah: Petugas kesehatan harus siap tanggap terhadap kondisi kesehatan jemaah.
- Koordinasi dengan Pihak Terkait: Perlu adanya komunikasi intensif antara PPIH, pemerintah Indonesia, dan otoritas haji Arab Saudi.
Untuk menghadapi hal tersebut, persiapan telah dilakukan secara matang, termasuk pelatihan bagi petugas dan simulasi keberangkatan jemaah.
Kesimpulan
Proses pemulangan jemaah haji Indonesia telah dimulai dengan lancar. Berbagai kloter telah diberangkatkan dari Bandara Jeddah, dan proses pemulangan akan berlangsung secara bertahap hingga akhir Juni 2026. PPIH Arab Saudi tetap menjaga kualitas layanan hingga jemaah terakhir pulang ke tanah air. Dengan persiapan yang matang, diharapkan seluruh jemaah dapat kembali ke daerah masing-masing dalam kondisi sehat dan selamat.






