Ancaman Nyata bagi Megawati, Rival Liga Voli Korea Minta VNL 2026

Kiprah Victoria Danchak di VNL 2026

Meski tidak berhasil membawa Ukraina mengalahkan Amerika Serikat, Victoria Danchak tampil sangat menonjol dengan raihan 11 poin dalam pertandingan tersebut. Sebagai opposite hitter yang sebelumnya bermain untuk IBK Altos, ia langsung menunjukkan kualitasnya di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2026.

Ajang VNL 2026 menjadi panggung bagi banyak pemain yang sebelumnya berkarier di Liga Voli Korea. Salah satunya adalah Danchak, yang kini memperkuat tim nasional Ukraina. Nama Danchak cukup dikenal oleh penggemar voli Indonesia karena pernah menjadi rival Megawati Hangestri di V-League.

Performa yang Menjanjikan

Pada laga debutnya di VNL 2026, Danchak langsung menunjukkan performa yang impresif. Meskipun Ukraina kalah dari Amerika Serikat, ia mampu mencatatkan 11 poin, sejajar dengan Oleksandria Milenko, outside hitter Ukraina lainnya. Ini menjadi indikasi kuat bahwa Danchak siap bersaing di Liga Voli Korea musim depan.

Perjalanan Danchak di Liga Voli Korea dimulai sejak musim 2024/2025 ketika ia bergabung dengan IBK Altos. Selama dua musim, ia menjadi salah satu andalan tim. Pada musim 2025/2026, IBK Altos finis di posisi kelima klasemen dengan 18 kemenangan dan 18 kekalahan dari 36 pertandingan, serta mengumpulkan 57 poin. Capaian ini lebih baik dibandingkan Red Sparks, yang mengalami penurunan performa setelah ditinggal Megawati Hangestri.

Red Sparks harus puas berada di dasar klasemen dengan delapan kemenangan dan 28 kekalahan, serta hanya mengumpulkan 26 poin. Sementara itu, Megawati Hangestri akan kembali ke V-League dan bergabung dengan Hyundai Hillstate. Ia akan menjadi tumpuan di lini serang bersama Jordan Wilson, opposite asal Amerika Serikat, serta didukung oleh setter timnas Korea Selatan, Kim Da-in.

Rekam Jejak dan Potensi Ancaman

Bergabungnya Megawati ke Hyundai Hillstate menandai akhir perjalanan suksesnya bersama Red Sparks. Dalam dua musim terakhir, ia menjadi salah satu pemain asing Asia paling berpengaruh di kompetisi. Di sisi lain, VNL 2026 menjadi momen bersejarah bagi Ukraina yang untuk pertama kalinya tampil di ajang bergengsi yang diselenggarakan FIVB.

Pada laga perdana pekan pertama di Quebec, Kanada, Ukraina harus mengakui keunggulan Amerika Serikat dengan skor 0-3 (16-25, 17-25, 23-25). Meski kalah, Danchak tetap tampil menonjol dengan 11 poin. Performa tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Victoria Danchak siap kembali bersaing di Liga Voli Korea.

Ia berpotensi menjadi ancaman serius sekaligus motivasi bagi Megawati Hangestri untuk tampil lebih tajam di musim 2026/2027.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *