JAKARTA – Developmental Basketball League (DBL) kembali memperkuat ekosistem olahraga dan hiburan pelajar Indonesia melalui kolaborasi strategis dengan AQUA pada musim kompetisi 2026-2027.
Kerja sama ini mempertemukan dua entitas yang sama-sama tumbuh melalui konsistensi dan memiliki dampak besar bagi masyarakat. Dalam kolaborasi tersebut, AQUA hadir sebagai hydration partner di seluruh ekosistem DBL sekaligus menjadi title partner DBL Dance, kompetisi dance pelajar terbesar di Asia Tenggara.
Kolaborasi ini melengkapi perjalanan panjang AQUA dalam mengkampanyekan pentingnya hidrasi sehat bagi masyarakat Indonesia. Sementara itu, DBL selama 22 tahun sejak 2004 terus menjadi wadah pengembangan generasi muda melalui konsep student athlete yang menyeimbangkan prestasi akademik dan nonakademik.
Marketing Director AQUA, Adisti Nirmala, mengaku senang dapat berkolaborasi dengan DBL yang selama lebih dari dua dekade telah membangun ekosistem positif bagi jutaan pelajar Indonesia.
Sebagai hydration partner, AQUA hadir untuk mendampingi para pelajar yang aktif berlatih dan berkompetisi, baik di lapangan basket, panggung dance, maupun tribun suporter. Dukungan tersebut bahkan dimulai sejak para peserta mempersiapkan diri di rumah bersama keluarga maupun di sekolah dengan pendampingan guru.
“Kami ingin menjadi support system bagi generasi muda yang terus berusaha memberikan versi terbaik dari dirinya lewat DBL. Melalui kolaborasi ini, AQUA berharap bisa mendukung para peserta tetap fokus, aktif, dan siap menghadapi setiap tantangan,” ujar Adisti, Sabtu (13/6/2026).
Menurutnya, hidrasi yang baik berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Konsumsi air mineral berkualitas dapat membantu meningkatkan kemampuan fisik sekaligus mendukung fungsi otak agar bekerja lebih optimal.
Adisti menambahkan, semangat kolaborasi ini juga sejalan dengan kampanye Kaum Adem yang diusung AQUA. Di tengah berbagai tuntutan yang dihadapi anak muda, mulai dari sekolah, pergaulan, media sosial hingga kompetisi, AQUA ingin mengajak generasi muda tetap tenang, percaya diri, dan mampu menjadi diri sendiri.
“Inilah semangat yang ingin kami bawa ke DBL, generasi muda yang aktif, berani berprestasi, tetap adem di bawah tekanan, dan selalu stay at your best,” katanya.
Direktur DBL Indonesia, Masany Audri, menyambut positif bergabungnya AQUA dalam ekosistem DBL. Menurutnya, kehadiran AQUA sangat relevan dengan aktivitas jutaan pelajar yang terlibat dalam berbagai kompetisi DBL setiap tahunnya.
“Anak-anak di DBL adalah generasi yang sangat aktif. Mereka berlatih keras di lapangan, menyiapkan penampilan terbaik di atas panggung, hingga memberikan dukungan penuh dari tribun. Karena itu, dukungan hidrasi menjadi hal yang sangat penting,” ujar Masany.
Ia menilai kolaborasi tersebut semakin tepat karena AQUA juga hadir sebagai title partner DBL Dance. Menurutnya, para peserta dance menjalani latihan intensif selama berjam-jam untuk mempersiapkan koreografi, kostum, dan penampilan terbaik mereka.
“Kehadiran AQUA dengan semangat Adem sangat relevan dan dekat dengan pengalaman yang mereka rasakan selama mengikuti kompetisi,” tambahnya.
DBL Dance sendiri terus berkembang menjadi salah satu kompetisi dance pelajar terbesar di Asia Tenggara. Setiap musim, ajang ini melibatkan ratusan tim dengan lebih dari 10 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Pada 2018, DBL Dance juga mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai kompetisi dance dengan peserta terbanyak di Indonesia.
Antusiasme terhadap ajang ini juga datang dari para peserta. Nichola Jonathan Tjahjamulia, siswa SMA Santa Theresia Jakarta yang berencana kembali mengikuti DBL Dance musim ini, mengaku tidak sabar untuk kembali tampil di panggung kompetisi.
“Saya sangat antusias untuk kembali tampil. Atmosfer kompetisinya luar biasa dan membuat kami semakin termotivasi untuk mempersiapkan penampilan terbaik melalui latihan yang konsisten,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih SMA IPEKA Puri Indah Jakarta sekaligus anggota klub dance HEAVYBUCKSTYLEZ, Ananda Daniel, menilai DBL Dance menjadi ruang positif bagi pelajar untuk mengembangkan bakat dan passion di bidang tari.
“Sebagai seseorang yang dulu juga memulai perjalanan menari saat SMA, saya senang karena pelajar sekarang memiliki platform untuk berkompetisi dan berkembang. DBL Dance bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga ruang pengembangan diri yang positif bagi generasi muda,” katanya.






