Mahasiswa KKN UWIKA Surabaya Kampanyekan Gerakan No Plastic Bag

Teks Foto : Mahasiswa KKN Universitas Widya Kartika (UWIKA) membagikan tas kain ramah lingkungan kepada warga saat kegiatan Gerakan No Plastic Bag di kawasan Car Free Day Surabaya dalam rangka peringatan Lustrum ke-8 kampus tersebut. (ist)

SURABAYA – Dalam rangka memperingati Lustrum ke-8 atau Dies Natalis ke-40, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Widya Kartika (UWIKA) menggelar aksi bakti sosial peduli lingkungan bertajuk “Gerakan No Plastic Bag” di kawasan Taman Bungkul Surabaya, (21/06/26) Minggu.

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Car Free Day (CFD) Surabaya ini bertujuan mengedukasi masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta mendorong penerapan gaya hidup ramah lingkungan secara berkelanjutan.

Sebanyak 60 mahasiswa KKN UWIKA terlibat langsung dalam kegiatan yang juga diikuti warga dan pengunjung CFD. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menjalankan dua program utama, yakni Kampanye Diet Plastik dan Aksi Bersih Lingkungan.

Melalui Kampanye Diet Plastik, mahasiswa mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan kantong plastik dan berbagai material sekali pakai yang berpotensi menjadi sampah.

Sementara dalam Aksi Bersih Lingkungan, para peserta melakukan pembersihan fasilitas umum sekaligus membagikan tas kain ramah lingkungan (reusable bag) secara gratis kepada warga.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian masyarakat yang dilakukan civitas akademika UWIKA. Dengan pendekatan edukatif dan persuasif, mahasiswa mengajak masyarakat beralih dari kantong plastik sekali pakai ke produk yang dapat digunakan berulang kali guna mengurangi timbunan sampah yang mencemari lingkungan perkotaan.

Ketua Panitia Lustrum ke-8 Universitas Widya Kartika, Dr. Melvie Paramitha, S.E., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami tidak hanya mengajak masyarakat membersihkan lingkungan, tetapi juga berupaya mengubah kebiasaan dalam penggunaan plastik sekali pakai. Kami ingin menanamkan pola pikir zero waste sejak dini agar tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, aksi tersebut juga menjadi momentum refleksi bagi UWIKA dalam perjalanan panjangnya mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

Melalui Gerakan No Plastic Bag, UWIKA berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengurangi sampah plastik serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan Surabaya yang lebih bersih dan hijau.