News  

Gala Premiere Jangan Buang Ibu di Surabaya, Nirina Zubir Ajak Anak Lebih Peduli Orang Tua

Teks Foto : Nirina Zubir menghadiri Gala Premiere film Jangan Buang Ibu di XXI Pakuwon Mall Surabaya, Kamis (18/6/2026). Dalam film tersebut, ia tampil dengan transformasi fisik sebagai sosok ibu yang memasuki usia senja. (ist)

SURABAYA – Aktris papan atas Nirina Zubir melakukan transformasi fisik yang cukup ekstrem dalam film terbarunya berjudul Jangan Buang Ibu. Dalam film produksi Leo Pictures tersebut, Nirina memerankan karakter Ristiana, seorang ibu yang ditampilkan dalam rentang usia 40 hingga 60 tahun.

Penampilan perdananya dalam film tersebut menyita perhatian publik saat Gala Premiere Jangan Buang Ibu yang digelar di XXI Pakuwon Mall Surabaya, Kamis (18/6/2026). Dalam kesempatan itu, Nirina mengungkapkan tantangan besar yang harus dihadapinya selama proses produksi, terutama saat menjalani transformasi menjadi sosok lansia.

“Challenging ya, karena makeup-nya bakal lama sekali. Saya memerankan karakter yang usianya belum di situ. Usia 60 sampai 70-an tahun, lumayan eksploratif dan belajar karakter menjadi lebih baik lagi,” ujar Nirina.

Menurutnya, tantangan terbesar bukan hanya perubahan fisik melalui tata rias prostetik yang memakan waktu panjang, tetapi juga mendalami karakter seorang ibu yang penuh ketulusan dan pengorbanan bagi anak-anaknya.

Film Jangan Buang Ibu mengangkat kisah emosional tentang hubungan orang tua dan anak yang kerap tergerus kesibukan kehidupan. Melalui film ini, Nirina berharap masyarakat dapat kembali menyadari pentingnya meluangkan waktu bersama orang tua selagi masih memiliki kesempatan.

Ia menilai film tersebut menjadi pengingat bahwa sosok ibu selalu menantikan perhatian dan kabar dari anak-anaknya, meskipun sering kali terabaikan karena berbagai kesibukan.

Selain Nirina Zubir, film ini dibintangi sejumlah aktor dan aktris ternama seperti Refal Hady, Amanda Manopo, Saputra Kori, Basmalah Gralind, Erika Carlina, Dwi Sasono, Saskia Chadwick, Fadly Faisal, Farrell Rafisqy, Jared Ali, Humaira Jahra, serta didukung Luna Maya dan Yasmin Napper sebagai produser eksekutif bersama Nur Iman Syafe’i dan Evi Surahmawati.

Produser sekaligus CEO Leo Pictures, Agung Saputra, mengatakan film ini dihadirkan sebagai ruang refleksi bagi masyarakat untuk kembali memahami arti cinta dan pengorbanan seorang ibu.

“Jangan Buang Ibu adalah sebuah kisah yang akan mengajak kita kembali memahami arti cinta, pengorbanan, dan kehadiran seorang ibu dalam hidup kita. Semoga kita juga bisa berefleksi untuk terus bisa memuliakan seorang ibu yang telah melahirkan kita,” kata Agung.

Gala Premiere di Surabaya turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan tokoh nasional Dahlan Iskan. Dalam kegiatan tersebut, Leo Pictures juga mengundang para penghuni panti jompo untuk menyaksikan film bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap para lansia.

Tak hanya itu, Leo Pictures juga memberikan penghargaan “Perempuan Inspiratif Jawa Timur” kepada sejumlah perempuan yang dinilai memberikan kontribusi di berbagai bidang, mulai dari kewirausahaan, pendidikan, kesehatan hingga kegiatan sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Nirina bersama Agung Saputra, Khofifah Indar Parawansa dan akademisi sekaligus entrepreneur Inge Gunawan menyerahkan penghargaan secara langsung kepada para penerima.

Nirina mengaku terharu dapat berbagi pesan melalui film tersebut kepada masyarakat Jawa Timur.

“Jika kita ingin diperlakukan dengan baik oleh anak kita nanti, itu adalah hubungan timbal balik bagaimana kita memperlakukan orangtua kita saat ini. Ibu banyak mendoakan kita dalam hidup, dan untuk itu saya merasa terharu bisa berbagi rasa ke para ibu di Surabaya lewat film Jangan Buang Ibu,” ujarnya.

Film Jangan Buang Ibu bercerita tentang Ristiana, seorang ibu tunggal yang membesarkan tiga anaknya, Tama (Refal Hady), Dewi (Amanda Manopo), dan Tria (Saputra Kori), setelah ditinggal sang suami yang diperankan Dwi Sasono.

Meski hidup dalam keterbatasan dan harus menghadapi beban utang peninggalan suaminya, Ristiana tetap berjuang membesarkan anak-anaknya dengan penuh kasih sayang. Seiring waktu, hubungan yang dulunya hangat perlahan merenggang karena berbagai persoalan hidup, hingga menghadirkan kerinduan mendalam seorang ibu kepada anak-anaknya.

Film yang disutradarai Hadrah Daeng Ratu ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 25 Juni 2026, bertepatan dengan masa liburan sekolah. Sebelumnya, film ini telah melakukan rangkaian Gala Premiere Keliling Indonesia di 20 kota sepanjang 30 Mei hingga 23 Juni 2026 dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Dengan cerita yang menyentuh dan pesan kuat mengenai pentingnya menghargai orang tua, Jangan Buang Ibu diharapkan menjadi salah satu film keluarga yang menghangatkan hati penonton Indonesia pada pertengahan tahun ini.