BATAM – Tim SAR gabungan terus berupaya menemukan seorang balita berusia dua tahun yang dilaporkan hilang setelah diduga terbawa arus ke dalam gorong-gorong di kawasan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, Senin (22/6/2026).
Korban diketahui bernama Ibas. Hingga Senin siang, proses pencarian masih berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur penyelamat dan instansi terkait.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai kejadian tersebut dari anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Batam sekitar pukul 10.55 WIB.
“Korban bernama Ibas saat ini masih dalam pencarian intensif,” kata Fazzli.
Berdasarkan informasi yang diterima petugas, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah Tanjung Sengkuang. Saat kejadian, korban disebut sedang bermain hujan di depan rumahnya.
Diduga karena derasnya aliran air di saluran drainase, korban terpeleset dan masuk ke dalam gorong-gorong sebelum akhirnya terseret arus. Mengetahui kejadian tersebut, keluarga bersama warga sekitar langsung melakukan pencarian dengan menyusuri aliran air di sekitar lokasi. Namun, upaya awal itu belum membuahkan hasil.
Menindaklanjuti laporan yang diterima, Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang segera mengerahkan tim dari Pos SAR Batam ke lokasi kejadian. Sebanyak enam personel diberangkatkan menggunakan kendaraan operasional penyelamatan pada pukul 11.10 WIB.
Dalam operasi tersebut, tim membawa sejumlah perlengkapan pendukung, seperti perahu karet, alat pendeteksi bawah air AquaEye, perangkat komunikasi, serta peralatan evakuasi medis darurat.
Pencarian pada hari pertama melibatkan Tim SAR gabungan yang terdiri atas personel Pos SAR Batam, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Batam, Tagana Batam, TNI Angkatan Laut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batam, serta dukungan masyarakat setempat.
Petugas memfokuskan pencarian di sepanjang jalur aliran drainase dan sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut. Cuaca yang kurang bersahabat serta arus air yang masih deras menjadi kendala dalam pelaksanaan operasi SAR.
Hingga berita ini diterbitkan, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Penulis: Zefferi




