SURABAYA – Suasana Java Coffee & Flavors Fest (JCFF) 2026 tak hanya dipenuhi aroma kopi dan ragam cita rasa Nusantara. Panggung utama di Alun-Alun Kota Surabaya, Sabtu (18/7) malam, berubah menjadi arena penuh gelak tawa saat lima komika terbaik Jawa Timur tampil pada babak final Stand Up Comedy Competition.
Kompetisi yang menjadi bagian dari rangkaian JCFF 2026 garapan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur itu menghadirkan finalis dari lima daerah, yakni Moh Wasiur Rozaq (Madura), Kadung Agus (Mojokerto), Farrel Fazl Rabbani (Sidoarjo), Ayub Budiyanto (Surabaya), dan Ahmad Ubaydillah Al Hakeem (Nganjuk).
Berbeda dengan kompetisi stand up comedy pada umumnya, seluruh peserta ditantang menyisipkan materi yang berkaitan dengan kopi, teh, cokelat, rempah, Bank Indonesia, hingga kekayaan cita rasa Nusantara.
Tantangan tersebut kemudian dikemas dengan gaya masing-masing komika sehingga tetap relevan dengan tema besar JCFF.
Dalam durasi tujuh menit, para finalis mengangkat berbagai kisah keseharian yang dipadukan dengan dunia kopi.
Mulai dari cerita warung kopi, pengalaman bekerja di bank, tukang parkir, kuli bangunan, hingga kisah percintaan yang dikaitkan dengan budaya menikmati kopi. Beragam materi tersebut sukses memancing tawa penonton yang memadati area panggung.
Gelak tawa juga terlihat dari jajaran tamu undangan, termasuk Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim bersama sejumlah pejabat Bank Indonesia Jawa Timur yang menyaksikan penampilan para finalis hingga selesai.
Penampilan peserta dinilai oleh tiga komika nasional, yakni Karim Sujatmiko, Firza Valaza, dan Yudhit Ciphardian. Penilaian meliputi teknik penampilan, kekuatan materi, interaksi dengan penonton, serta kemampuan menghadirkan kelucuan yang menghibur.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Ayub Budiyanto asal Surabaya berhasil menjadi Juara 1 sekaligus menyabet predikat Juara Favorit. Posisi Juara 2 diraih Kadung Agus dari Mojokerto, sedangkan Juara 3 menjadi milik Ahmad Ubaydillah Al Hakeem dari Nganjuk.
Sementara itu, Farrel Fazl Rabbani asal Sidoarjo meraih Juara Harapan 1 dan Moh Wasiur Rozaq dari Madura memperoleh Juara Harapan 2.
Para pemenang mendapatkan hadiah dengan total puluhan juta rupiah. Juara 1 menerima Rp8 juta, Juara 2 Rp6 juta, Juara 3 Rp4 juta, Juara Harapan 1 Rp3 juta, Juara Harapan 2 Rp2 juta, serta Juara Favorit memperoleh tambahan hadiah Rp1 juta.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim mengatakan kehadiran kompetisi stand up comedy menjadi salah satu cara menghadirkan suasana berbeda dalam penyelenggaraan JCFF 2026 sekaligus mendekatkan edukasi tentang kopi kepada masyarakat.
Menurutnya, memasuki penyelenggaraan tahun kelima, JCFF terus dikembangkan sebagai wadah untuk mengenalkan sejarah, filosofi, serta nilai ekonomi kopi Jawa yang memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan komoditas kopi nasional.
Selain menikmati hiburan, pengunjung juga diajak mengenal beragam produk kopi, teh, cokelat, rempah, hingga jamu dari berbagai daerah di Indonesia.
“Malam hari ini kita tidak hanya ingin menyeduh kopi, kita nanti sambil menikmati bagaimana rekan-rekan finalis ini menyeduh tawa,” ujar Ibrahim.
Ia berharap penyelenggaraan JCFF mendapat dukungan luas dari masyarakat maupun pemerintah daerah sehingga dapat terus menjadi ajang promosi produk unggulan Nusantara sekaligus mendorong perkembangan industri kopi Indonesia.






