Daerah  

PLN UIT JBM Perkuat Infrastruktur Transmisi Demi Listrik Andal Saat HUT RI ke-81

Teks Foto : Kegiatan pemeliharaan di Gardu Induk menjadi bagian dari upaya PLN UIT JBM memastikan sistem transmisi tetap andal, aman, dan berkelanjutan menjelang peringatan HUT ke-81 RI. (ist)

SIDOARJO – Jelang HUT ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) mengintensifkan berbagai kegiatan pemeliharaan di sejumlah Gardu Induk (GI). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Kegiatan pemeliharaan dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Transmisi di bawah naungan PLN UIT JBM yang tersebar di sejumlah Gardu Induk, di antaranya GI 150 kV Nganjuk II, GI 150 kV Situbondo, GI 150 kV Bumicokro, GI 70 kV Caruban, GI 150 kV Segoromadu, GI 150 kV Paciran, serta GI 150 kV Kupang.

Pemeliharaan tersebut merupakan upaya preventif untuk memastikan seluruh peralatan transmisi tetap berada dalam kondisi optimal dan siap beroperasi. Pemeriksaan serta pemeliharaan berkala dilakukan guna mendeteksi potensi gangguan sejak dini, menjaga performa peralatan, sekaligus menjamin kesinambungan penyaluran tenaga listrik di wilayah Jawa Timur.

Selain berfokus pada keandalan sistem, seluruh pekerjaan pemeliharaan dilaksanakan dengan mengedepankan implementasi budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara konsisten. Setiap tahapan pekerjaan diawali dengan safety briefing, identifikasi potensi bahaya (hazard identification), penerapan Job Safety Analysis (JSA), penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar, hingga pengawasan ketat terhadap kepatuhan prosedur kerja.

Penerapan tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mewujudkan Zero Accident pada setiap aktivitas operasi dan pemeliharaan instalasi ketenagalistrikan.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa kegiatan pemeliharaan bukan sekadar pekerjaan rutin, melainkan kebutuhan strategis untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan dengan tetap mengedepankan prinsip keselamatan kerja.

“Setiap pekerjaan harus memperhatikan dan menerapkan implementasi K3, karena tidak ada yang lebih berharga dari keselamatan pekerja itu sendiri. Selain memastikan kondisi peralatan tetap optimal, penerapan disiplin prosedur, budaya K3, serta kepatuhan terhadap SOP Keselamatan Ketenagalistrikan menjadi prioritas utama dalam setiap pekerjaan yang dilakukan di instalasi tegangan tinggi. Kami meyakini bahwa keandalan sistem hanya dapat terwujud apabila seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengutamakan aspek keselamatan tanpa kompromi,” ujar Ika.

Ia menambahkan, peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum bagi seluruh insan PLN untuk terus meningkatkan kualitas layanan melalui keandalan infrastruktur kelistrikan yang didukung budaya kerja yang selamat, profesional, dan berintegritas.

“Dengan semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, PLN UIT JBM terus memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga keandalan sistem transmisi. Melalui pemeliharaan yang dilaksanakan secara disiplin, profesional, dan mengutamakan keselamatan kerja, kami berkomitmen menghadirkan penyaluran tenaga listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Ika.